Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Juli 2021 | 02.57 WIB

RSLT Surabaya Belum Bisa Dipakai, Masih Tunggu Tabung Oksigen

Ratusan bed atau tempat tidur berjejar di RSLT Kota Surabaya untuk digunakan para pasien Covid-19. Humas Pemkot Surabaya/Antara - Image

Ratusan bed atau tempat tidur berjejar di RSLT Kota Surabaya untuk digunakan para pasien Covid-19. Humas Pemkot Surabaya/Antara

JawaPos.com–Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) di Kedung Cowek, Kota Surabaya, Jawa Timur, masih belum digunakan pasien Covid-19. Sebab, saat ini rumah sakit masih menunggu kesiapan tabung oksigen.

”Rumah Sakit Lapangan Tembak belum terisi karena nunggu tabung oksigennya. Nanti oksigennya jadi satu,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi seperti dilansir dari Antara di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jumat (9/7).

Menurut dia, rumah sakit baru itu harus ada tabung oksigen. Sampai saat ini, tabung tersebut belum datang. Namun begitu, dia memprediksi Jumat (9/7) ini akan datang dan pemasangannya akan dibantu pihak Samator.

”Kalau pemasangannya selesai, Insya Allah akan langsung digunakan (RSLT) itu,” ujar Eri.

Menurut dia, oksigen itu sangat diperlukan pada saat RSLT menerima pasien Covid-19. Apalagi, jika pasien itu sesak nafas atau pun saturasinya turun.

”Begitu tabung oksigennya datang, akan langsung dilakukan pemasangan dan dengan segera RSLT itu akan segera dioperasionalkan atau menerima pasien Covid-19,” tutur Eri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, pasien tidak bisa langsung datang ke RSLT menggunakan ambulans. Melainkan harus melalui mekanisme rujukan dari puskesmas.

Hal itu diterapkan untuk mempermudah petugas melakukan tracing atau pelacakan kontak erat. ”Supaya kami tidak tertinggal untuk tracing. Jadi yang membawa ke sini puskesmas. Kalau warga langsung datang pakai ambulans ke sini tidak bisa,” terang Febria Rachmanita.

Selain itu, dia menjelaskan, ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi ketika pasien Covid-19 ingin menjalani perawatan di RSLT. Yakni membawa KTP, KK, serta hasil tes usap PCR positif baik dari puskesmas ataupun laboratorium lain.

”Tergantung dari mereka periksanya (tes usap PCR) di mana. Tapi tetap yang membawa ke sini (RSLT) dari puskesmas, karena semua agar terdata,” ujar Febria Rachmanita.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore