Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Juni 2021 | 02.35 WIB

Dinkes Surabaya Usulkan Wilayah dengan Kasus Covid-19 Tinggi Ditutup

Upaya penyekatan di Jembatan Suramadu sisi Bangkalan. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Upaya penyekatan di Jembatan Suramadu sisi Bangkalan. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Sebanyak 772 warga Madura yang akan ke Surabaya tercatat positif Covid-19. Angka tersebut didapatkan dalam masa penyekatan sejak Minggu (6/6) hingga Jumat (18/6).

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita menjelaskan, selama 13 hari penyekatan di Jembatan Suramadu, tercatat sudah 36.464 warga yang telah melakukan swab test. ”Kalau kita lihat dari tanggal 5 sampai hari ini (18/6), ada swab antigen sebanayak 36.464. yang positif 772 orang,” jelas Febria Rachmanita pada Jumat (18/6).

Untuk hari ini (18/6), tercatat ada sebanyak 1.186 tes swab antigen mulai pagi sampai pukul 11.00, dengan 32 warga yang dinyatakan positif. ”Tapi kami tidak hanya tes antigen. Kami juga swab PCR apabila ada keluhan. Kalau ada gejala batuk, pilek, (itu termasuk) suspect. Kami sampaikan bahwa dia wajib untuk PCR,” tegas Febria Rachmanita.

Sehingga, tercatat ada 1.166 warga yang telah dilakukan tes swab antigen. Sebanyak 530 di antaranya suspect karena positif. Mereka kemudian langsung melaksanakan tes swab PCR. ”Masih menunggu 6 sampel. Seperti yang saya sampaikan hasil PCR yang kita buat, bisa 4 jam, tidak perlu menunggu besok,” ucap Febria Rachmanita.

Untuk itu, dia sedang mengajukan kebijakan blocking wilayah. Pembagian blocking wilayah itu dilakukan khusus untuk area yang memiliki banyak kasus positif Covid-19.

”Seperti yang kita lakukan selama ini, bila ada kasus satu jalan dua positif, kita langsung lakukan swab masal, untuk mencari yang positif,” terang Febria Rachmanita.

”Kemudian, Dinkes akan melakukan blocking area yang dijaga Kamtibmas. Jadi jumlah ini (36.464) adalah jumlah dari seberang (Bangkalan) ke sini,” ungkap Febria Rachmanita.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menegaskan, upaya penyekatan yang dilakukan di Jembatan Suramadu sisi Surabaya adalah upaya perbantuan atas lonjakan kasus di Bangkalan dan Madura. ”Kami membantu warga Madura untuk lebih mudah testing dan treatment. Pos penyekatan kami berjaga 24 jam nonstop,” ucap Febriadhitya Prajatara.

Per Kamis (17/6), tercatat ada 735 kasus di Bangkalan. Sebanyak 80 di antaranya adalah kasus baru.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore