
Ketua Dekranasda Surabaya Rini Indriyani. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Surabaya mendapat kesempatan untuk mempromosikan produknya secara virtual. Kesempatan itu diberikan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya dalam pameran bertajuk Surabaya Virtual Fashion, Craft, and Culinary Expo 2021.
Pameran yang diselenggarakan secara virtual melalui kanal www.virtualexpoukm.surabaya.go.id, digelar pada 9–11 Maret. Ketua Dekranasda Kota Surabaya Rini Indrayani merupakan pencetus ide tersebut.
Dia menjelaskan, kegiatan itu merupakan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk digitalisasi UMKM.
”Sebelumnya, Bapak Wali Kota Eri Cahyadi berharap ada perbaikan ekonomi dan kesehatan. Lalu, Dekranasda Kota Surabaya harapan itu dengan mengadakan pameran virtual ini. Harapannya, kegiatan ini dapat mengangkat UMKM Surabaya,” kata Rini di Balai Kota Surabaya pada Rabu (7/4).
Memilih konsep virtual diakuinya sebagai upaya digitalisasi. Harapannya, UMKM Surabaya tidak hanya dikenal warga kota, namun juga oleh warga luar kota. Virtual expo untuk mencegah penyebaran Covid-19.
”Expo ini akan melibatkan 154 UMKM dari seluruh kelurahan. Mereka dipilih berdasar beberapa kriteria. Misalnya, kualitas produk yang baik, packaging yang menarik, serta legalitas produk. Kita ingin memberi kepuasan pada pembeli. Sehingga ada standarisasi produk. Mulai dari packaging, rasa dan harga sesuai harapan pembeli,” tutur Rini.
Terkait harga, Rini menjelaskan, tidak ada diskon khusus. Harga sesuai yang ditawarkan pemilik UMKM. Dia berharap agar banyak transaksi yang masuk pada gelaran pertama ini.
”Harapannya mengenalkan produk lokal kita kepada siapapun dengan semangat bahwa produk kita tidak kalah dengan yang lain,” ucap Rini.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Antiek Sugiharti menyatakan, ada beberapa acara yang bisa diikuti. Pada hari pertama, yakni pada 9 April, ada fashion show produk binaan Dekranasda Surabaya.
”Kemudian siangnya akan diselenggarakan demo memasak dengan tema menjelang Ramadan. Keesokan harinya, 10 April, ada event yang kita siapkan yaitu webinar bertema UMKM Sebagai Game Changer,” ujar Rini.
Pada hari terakhir, lanjut dia, ada demo membuat kerajinan kolase yang bisa diikuti siapapun mulai pukul 10.00–11.00 WIB.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Surabaya M. Fikser menegaskan, pihaknya sudah menyiapkan jaringan internet yang memadai. Sehingga tidak mengganggu berjalannya pameran virtual.
Fikser menambahkan, Pemkot Surabaya akan menayangkan video pembuatan produk, sampai dengan foto-foto produk yang ditawarkan. ”Dari semua transaksi nanti pemkot langsung memberikan laporan transaksi. Ini sebagai penanda dan jadi laporan untuk acara yang sama ke depannya,” terang Fikser.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/IB7Hw6cg_vs

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
