
Dewan Penasihat Presiden Mardiono (tengah) menemui pedagang Pasar Turi Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Pedagang Pasar Turi Surabaya gandeng tokoh nasional untuk kembali mendapat izin dan perhatian Pemerintah Kota Surabaya soal pembukaan pasar. Setelah meluruk sosok Hasan Mulachela di Solo pada Rabu (3/3), pada Sabtu (6/3), Hasan datang ke Pasar Turi Surabaya.
Sosok Hasan Mulachela dikenal cukup dekat dengan sosok Presiden Jokowi. Dalam pertemuan tersebut, Hasan ditemani Dewan Penasihat Presiden, Mardiono. Dalam pertemuan tersebut, Hasan berterima kasih atas kedatangan Mardiono. Sebab, kedatangan tersebut cukup memberi harapan bagi para pedagang.
”Dengan kehadiran Pak Mardiono, saya punya harapan besar. Beliau sangat peduli. Beliau sebenarnya nggak bisa hadir, tapi ini disempatkan,” tutur Hasan.
Hasan berharap keinginan para pedagang supaya Pasar Turi bisa segera dibuka tidak digugurkan lagi. Dia menyebut beberapa masalah yang terjadi pada para pedagang setelah pasar ludes terbakar pada 13 tahun lalu.
”Jangan sampai kondisinya memburuk. Misal dulu baik sekarang stroke, harus diperjuangkan. Belasan tahun tetap berjuang,” ucap Hasan.
Sementara itu, Mardiono mengaku prihatin dengan kondisi pedagang saat ini. Sebab, sudah 40 tahun lebih jadi pelaku UMKM sehingga memahami persoalan.
”UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Ini sudah belasan tahun nggak selesai. Saya mengajak semua orang untuk membantu. Sehingga pedagang dan konsumen bisa berkembang dan bertransaksi dengan baik,” ujar Mardiono.
Menurut dia, Pasar Turi dikenal sebagai ikon pasar dan tempat belanja di Jawa Timur.
”Saya akan coba menjadi jalan tengah dan mengawal aspirasi serta keluhan kedua belah pihak,” tegas Mardiono.
Mardiono menganalogikan pertarungan membuka dan mengembangkan Pasar Turi Surabaya seperti bermain bola.
”Ini seperti main bola. Di sini nggak boleh ada wasit, hakim garis, suporter ikut main. Jadi semau harus dipersiapkan. Pedagang diselamatkan dulu supaya bisa melayani konsumen dengan baik. Saya sering menjumpai orang Papua, Makassar, Maluku, ke Tanah Abang. Padahal lebih cepat ke Pasar Turi. Harus balik ke zaman dulu, Pasar Turi jadi ikon Jatim,” ujar Mardiono.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/svIETOULnQ0

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
