
Suasana Pekan Bulan Bahasa SD SAIM Surabaya.
JawaPos.com–Kegiatan Pekan Bulan Bahasa SD SAIM Surabaya tahun ini bertema Lestarikan Budaya melalui Bahasa. Tema tersebut dipilih karena budaya dan bahasa dianggap sebagai dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
Contohnya, masyarakat Indonesia mengenal istilah padi, gabah, sekam, bekatul, beras, nasi, dalam proses pengolahan padi. Sementara, masyarakat penutur bahasa Inggris mungkin hanya familiar dengan istilah rice untuk menyebut makna nasi. Hal itu dipengaruhi budaya masyarakat Indonesia yang lebih banyak berkecimpung dalam bidang agraris.
”Budaya Indonesia ada banyak. Salah satu yang kami kenalkan kembali kepada siswa dalam kegiatan ini adalah tembang dolanan,” ungkap Koordinator Acara Eko Yulianto.
Tembang dolanan merupakan lagu-lagu daerah yang biasa digunakan sebagai pengiring permainan anak tradisional. Antara lain, Cublak-Cublak Suweng, Lir Ilir, Jaranan, Gambang Suling, dan lainnya.
Selama beberapa pekan, para siswa di setiap jenjang disiapkan dan dilatih guru-guru kelas beserta mahasiswa magang di SD SAIM untuk menampilkan karya terbaik pada Pekan Bulan Bahasa SD SAIM 2023.
Menurut Guru Kelas 2 SD SAIM Ahmad Muhibbullah, kegiatan itu sengaja dikompetisikan agar semangat juang siswa dalam melestarikan budaya dapat menghasilkan performa yang maksimal.
”Susah tapi senang karena bisa menari dan menyanyi dengan bahasa daerah lain,” ungkap siswa kelas 1 SD SAIM Ziandru.
Siswa yang berasal dari Sumatera itu mengaku, belajar bahasa Jawa dan ketagihan bernyanyi karena harus menampilkan tembang dolanan Cublak-Cublak Suweng.
Selain tembang dolanan, siswa SD SAIM menampilkan berbagai drama dan lagu bertema budaya hingga sejarah Indonesia. Antara lain, Garuda Pancasila dan pementasan peristiwa perobekan bendera Belanda.
Untuk meningkatkan budaya literasi membaca dan berbicara siswa kelas 1, 2, dan 3, panitia Pekan Bulan Bahasa menyiapkan 4 teks berita singkat dalam Lomba Reading A News.
Sementara itu, untuk meningkatkan budaya gemar menulis, seluruh siswa kelas 4, 5, dan 6, mengikuti kompetisi menulis cerita pendek sepanjang 2-5 halaman yang disesuaikan tema utama. Selain isi dan gagasan cerita, teknik penulisan serta ejaan merupakan poin penting dalam penjurian.
Pekan Bulan Bahasa SD SAIM dilaksanakan mulai 26 September hingga 13 Oktober. Pada rentang waktu tersebut, selain fokus menyiapkan penampilan untuk lomba, seluruh siswa berbondong-bondong memperbanyak buku bacaan dalam program Reading Challenge.
Siswa diberikan kesempatan selama 3 pekan untuk membaca berbagai jenis buku yang disesuaikan bobot kesulitan di setiap jenjang. Setelah tuntas membaca buku, siswa menyetorkan judul beserta ulasan singkat mengenai buku kepada guru kelas masing-masing yang diperkuat dengan sesi tanya jawab.
Lima siswa dengan judul buku bacaan terbanyak di tiap kelas akan memperoleh penghargaan dan dinobatkan sebagai Pembaca Terbaik.
Pekan Bulan Bahasa SD SAIM ditutup dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah. Penampilan ekstrakurikuler perkusi, dongeng, serta pembacaan puisi oleh guru turut memeriahkan acara tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
