
BERJUANG: Rahman Efendi menunjukkan surat pencatatan ciptaan lagu Nasib Force One Buruk di PN Surabaya.
JawaPos.com – Lagu Obuk Celleng yang dipopulerkan oleh Selvi Ayunda kini dipersengketakan di Pengadilan Niaga Surabaya. Dua pihak berebut hak cipta lagu tersebut.
Salah satunya Romli yang mengklaim sebagai pencipta lagu Obuk Celleng. Hak cipta lagu itu disebut milik Romli setelah didaftarkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM.
Romli kini menggugat Rahman Efendi. Rahman adalah musisi asal Barabai, Kalimantan Selatan (Kalsel). Dia dituntut membayar ganti rugi Rp 2,5 miliar karena telah menggunakan dan mengklaim lagu berbahasa Madura tersebut.
Alfian Farisi, pengacara Romli, menegaskan bahwa kliennya menciptakan lagu itu sejak 2006. Dia menuding Rahman telah membuat gaduh di media sosial dengan mengklaim lagu tersebut.
’’Kami terganggu dengan tuduhan Rahman Efendi yang mengatakan di media sosial bahwa kami meniru lagunya. Padahal, kami tidak menirunya,’’ kata Alfian.
Alfian menuding Rahman berupaya mencari keuntungan dengan memanfaatkan ketenaran lagu tersebut setelah dipopulerkan penyanyi Selvi Ayunda.
’’Kami curiga pihak sana (Rahman Efendi) mengambil keuntungan dari kami begitu saja. Tidak dimungkiri klien kami dari panggung ke panggung sudah dapat dilihat (keuntungannya),’’ ujarnya.
Tergugat Kantongi Bukti Percakapan
Secara terpisah, Rahman mengklaim dirinya sebagai pencipta lagu tersebut. Dia mengaku telah menciptakannya sejak 2008. Lagu itu berbahasa Banjar dengan judul Nasib Force One Buruk.
’’Ketika itu menyebar di Kalimantan dari bluetooth ke bluetooth. Tahun 2010 ada yang membajak VCD, lalu kami membikin yang orisinal,’’ kata Rahman.
Lagu itu kemudian banyak diunggah di YouTube. Baru-baru ini dia mengaku mendapatkan informasi dari penggemarnya bahwa ada lagu yang sama dengannya berjudul Obuk Celleng beredar di YouTube.
Setelah ramai kontroversi di kalangan penggemar, Rahman mengklaim bahwa Selvi dan timnya termasuk Romli sempat menghubunginya untuk meminta perlindungan.
’’Saya ada bukti percakapan mereka, baik voice note maupun chatting. Saya musisi amatir awalnya senang saja karya saya dipakai. Tapi, ternyata mereka mengklaim penciptanya Romli,’’ katanya. (gas/c6/eko)

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
