
TUTUP: Petugas gabungan mencegat kendaraan dari simpang tiga Bunder ke arah Cerme. Sebab, dilakukan simulasi penutupan Jalan Raya Cerme, Senin sore. (Chusnul Cahyadi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Jalan Raya Cerme akan ditutup mulai Rabu (22/7). Senin sore (20/7) petugas gabungan dari Satlantas Polres Gresik dan Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik sudah melakukan simulasi penutupan jalan nasional tersebut.
Dalam simulasi yang dimulai pukul 16.00 itu, untuk kendaraan dari arah Gresik yang menuju Cerme, terdapat tiga ruas jalan yang disekat petugas. Di simpang tiga Terminal Bunder, petugas mencegat kendaraan roda empat. Sedangkan pengendara roda dua tetap diperbolehkan masuk. ”Untuk mobil, yang lewat hanya pengendara asal Desa Banjarsari, Padeg, dan Semampir,” kata seorang petugas di lokasi kemarin.
Screening pengendara roda empat yang mengarah ke Cerme membuat arus lalu lintas sempat tersendat. Akibatnya, kepadatan arus kendaraan terjadi sekitar 300 meter dari exit toll Kebomas ke arah Cerme. Petugas gabungan kemudian mengarahkan seluruh kendaraan roda empat tujuan Boboh, Menganti, untuk memutar lewat Jalan Raya Duduksampeyan. Sedangkan pengendara roda dua dengan tujuan Boboh, Menganti, diarahkan masuk ke jalan alternatif, yakni Dusun Jambu, Desa Semampir, Kecamatan Cerme.
Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, secara keseluruhan simulasi hari pertama lancar. ”Besok pagi (hari ini, Red) dilakukan simulasi hari kedua. Kemudian, Rabu (22/7) Jalan Raya Cerme akan kami tutup,” ujarnya dengan didampingi Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo kemarin.
Jalan Raya Cerme akan ditutup selama tiga bulan untuk kepentingan proyek revitalisasi. Selama penutupan itu, jalan alternatif untuk kendaraan roda dua telah disiapkan. Jalan alternatif dari arah Menganti menuju Gresik untuk kendaraan roda dua melewati simpang tiga makam Desa Cerme Lor, Desa Cagak Agung, Jambu, dan Semampir. Kemudian, dari timur, pengendara diarahkan untuk melalui Desa Cerme Lor, Pandu, dan Tambakberas. Adapun jalur barat melewati Padeg, Gedangkulut, Jambu, Semampir, dan Ngabetan.
Sementara itu, untuk roda empat, jalur alternatif dari utara melalui Duduksampeyan, lalu tembus ke Jalan Raya Metatu, Benjeng. Dari selatan, pengendara bisa melewati Jalan Raya Metatu, lalu tembus ke Duduksampeyan. Sedangkan kendaraan-kendaraan besar bisa melewati tol fungsional KLBM (Krian-Legundi-Bunder-Manyar).
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=_EqvJizX-EU
https://www.youtube.com/watch?v=zNnE8tK0pV4
https://www.youtube.com/watch?v=2Pk4FTOWtPQ

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
