Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Juli 2020 | 23.29 WIB

Simulasi Lagi, Penutupan Jalan Raya Cerme Mulai Besok

TUTUP: Petugas gabungan mencegat kendaraan dari simpang tiga Bunder ke arah Cerme. Sebab, dilakukan simulasi penutupan Jalan Raya Cerme, Senin sore. (Chusnul Cahyadi/Jawa Pos) - Image

TUTUP: Petugas gabungan mencegat kendaraan dari simpang tiga Bunder ke arah Cerme. Sebab, dilakukan simulasi penutupan Jalan Raya Cerme, Senin sore. (Chusnul Cahyadi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Jalan Raya Cerme akan ditutup mulai Rabu (22/7). Senin sore (20/7) petugas gabungan dari Satlantas Polres Gresik dan Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik sudah melakukan simulasi penutupan jalan nasional tersebut.

Dalam simulasi yang dimulai pukul 16.00 itu, untuk kendaraan dari arah Gresik yang menuju Cerme, terdapat tiga ruas jalan yang disekat petugas. Di simpang tiga Terminal Bunder, petugas mencegat kendaraan roda empat. Sedangkan pengendara roda dua tetap diperbolehkan masuk. ”Untuk mobil, yang lewat hanya pengendara asal Desa Banjarsari, Padeg, dan Semampir,” kata seorang petugas di lokasi kemarin.

Screening pengendara roda empat yang mengarah ke Cerme membuat arus lalu lintas sempat tersendat. Akibatnya, kepadatan arus kendaraan terjadi sekitar 300 meter dari exit toll Kebomas ke arah Cerme. Petugas gabungan kemudian mengarahkan seluruh kendaraan roda empat tujuan Boboh, Menganti, untuk memutar lewat Jalan Raya Duduksampeyan. Sedangkan pengendara roda dua dengan tujuan Boboh, Menganti, diarahkan masuk ke jalan alternatif, yakni Dusun Jambu, Desa Semampir, Kecamatan Cerme.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, secara keseluruhan simulasi hari pertama lancar. ”Besok pagi (hari ini, Red) dilakukan simulasi hari kedua. Kemudian, Rabu (22/7) Jalan Raya Cerme akan kami tutup,” ujarnya dengan didampingi Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo kemarin.

Jalan Raya Cerme akan ditutup selama tiga bulan untuk kepentingan proyek revitalisasi. Selama penutupan itu, jalan alternatif untuk kendaraan roda dua telah disiapkan. Jalan alternatif dari arah Menganti menuju Gresik untuk kendaraan roda dua melewati simpang tiga makam Desa Cerme Lor, Desa Cagak Agung, Jambu, dan Semampir. Kemudian, dari timur, pengendara diarahkan untuk melalui Desa Cerme Lor, Pandu, dan Tambakberas. Adapun jalur barat melewati Padeg, Gedangkulut, Jambu, Semampir, dan Ngabetan.

Sementara itu, untuk roda empat, jalur alternatif dari utara melalui Duduksampeyan, lalu tembus ke Jalan Raya Metatu, Benjeng. Dari selatan, pengendara bisa melewati Jalan Raya Metatu, lalu tembus ke Duduksampeyan. Sedangkan kendaraan-kendaraan besar bisa melewati tol fungsional KLBM (Krian-Legundi-Bunder-Manyar).

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=_EqvJizX-EU

https://www.youtube.com/watch?v=zNnE8tK0pV4

https://www.youtube.com/watch?v=2Pk4FTOWtPQ

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore