Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Agustus 2023 | 00.38 WIB

Wakil Wali Kota Armuji Ajak Optimalisasi Urban Farming dan Tanaman Pangan Antisipasi Kemarau Panjang

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji ajak agar warga Surabaya optimalkan urban farming. - Image

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji ajak agar warga Surabaya optimalkan urban farming.

JawaPos.com–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau agar waspada terhadap El Nino di Indonesia. Fenomena El Nino itu berpotensi menimbulkan kekeringan di sejumlah wilayah.

Dampak El Nino di Indonesia umumnya terasa kuat pada musim kemarau, yaitu pada Juli - Agustus - September - Oktober. Oleh karena itu, semua pihak perlu meningkatkan kewaspadaan pada bulan-bulan tersebut. Terlebih, ada banyak wilayah di Indonesia yang akan memasuki puncak musim kemarau pada bulan-bulan tersebut.

Berdasar prediksi curah hujan bulanan BMKG, beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami curah hujan bulanan dengan kategori rendah (0 - 100 mm/bulan), akibat El Nino. Hal itu terjadi utamanya pada Agustus - September - Oktober.

Daerah-daerah itu meliputi Sumatera bagian tengah hingga selatan, Pulau Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan, sebagian besar Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku dan Papua bagian selatan.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengajak agar warga Surabaya juga mengoptimalkan urban farming dan budi daya tanaman pangan.

”Di halaman rumah budi dayakan tanaman pangan, sayuran hingga buah-buahan, singkong, labu, nangka dan lainnya,” kata Armuji.

Dia menjelaskan, total Luas lahan pertanian di Surabaya pada 2021 sebesar 6.234,6 hektare dibedakan berdasar jenis peruntukan tanamannya. Lahan tanaman pangan pada 2021 petani Surabaya telah memanen 1.291 hektare dengan total produksi 8.238,35 ton.

Yakni tanaman padi 1241,80 hektare dengan produksi 8.076, 13 ton, tanaman jagung 49,20 hektare dengan produksi 162,22 ton. Total luas panen untuk tanaman sayuran pada 2021 tercatat sebesar 311,50 ha dengan total produksi 806,46 ton.

”Kita harus wujudkan berdikari dalam urusan pangan, optimalkan lahan - lahan di sekitar kita untuk ditanami tanaman pangan. Masyarakat harus berpartisipasi dalam gerakan ini,”ucap Armuji.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore