
Ilustrasi Satpol PP Surabaya menghalau pedagang pasar tumpah. (Pemkot Surabaya)
JawaPos.com–Kepala Satpol PP Surabaya M. Fikser pastikan pembeli atau pedagang Pasar Keputran tak perlu khawatir. Sebab, pedagang atau pembeli tetap bisa melakukan aktivitas jual-beli sebagaimana mestinya.
Bahkan, lanjut dia, untuk memastikan hak pedagang Pasar Keputran terpenuhi setiap supplier pasar yang masuk kendaraannya diberikan tanda stiker pass.
”Kita bikin stiker atau pass yang menandai bahwa mereka ini adalah supplier pedagang di dalam Pasar Keputran. Itu yang dipersilakan masuk,” tutur Fikser.
Berdasar survei yang dilakukan, Fikser menerangkan, dalam satu hari, PKL atau pedagang pasar tumpah biasa melakukan tiga kali aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Keputran. Pertama yakni pukul 08.00 - 09.00. Kemudian pukul 12.00 - 14.00. Dan terakhir pukul 20.00 - 22.00.
”Nah, kami tahu bahwa mereka pedagang pasar tumpah (PKL) masuk untuk melakukan aktivitas. Dalam giat ini kita tidak melakukan pengambilan barang, atau dagangan para pedagang (PKL), tapi hanya menghalau mereka,” tutur Fikser.
Meski demikian, Fikser juga menyatakan, pihaknya bersama PD Pasar Surya telah menyiapkan posko konsultasi bagi PKL atau pedagang pasar tumpah. Posko konsultasi telah disediakan di Lantai 2 Pasar Keputran Utara.
”Ketika di titik pintu masuk ada (PKL) yang komplain, kami menyiapkan posko konsultasi. Jadi kami akan terima mereka, kita arahkan mereka ke Keputran lantai 2 untuk mereka konsultasi terkait permasalahan mereka,” ungkap Fikser.
Dari hasil pendataan, Fikser menyebutkan, ada sekitar 400 PKL atau pedagang pasar tumpah yang biasa berjualan di trotoar atau badan jalan di kawasan Pasar Keputran.
Sebelumnya para PKL itu, telah difasilitasi untuk bisa berjualan masuk ke stan pasar yang dikelola PD Pasar Surya.
”Jadi kami berharap juga dengan pengalihan ini, mereka (PKL) pun juga bisa berdagang di pasar-pasar PD Pasar Surya. Kami sudah diskusi dengan mereka lewat korlap-korlap, kita sudah menawarkan dan kami siap memfasilitasi mereka apabila ternyata (di antara) mereka belum tahu,” papar Fikser.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
