
GARA-GARA DIARE: Azila masih terbaring lemas di tempat tidur kemarin (14/10). (Kartika Sari/Jawa Pos)
JawaPos.com - Berdasar rapat tim Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSUD dr Soetomo, bayi kembar siam yang berhasil dipisahkan, Akila-Azila, bisa dipulangkan ke Kendari hari ini. Namun, karena diare Azila masih dalam penyembuhan, pemulangan keduanya ditunda. Azila mengalami gangguan pencernaan sejak Kamis (10/10).
’’Kalau hari ini (kemarin, Red) sudah tidak diare,’’ kata dr Agus Harianto SpA (K) kemarin (14/10). Tapi, nafsu makan bayi itu belum kembali normal. Dalam keadaan sehat, sekali minum susu, dia biasa menghabiskan sekitar 150 mililiter. ’’Tapi, karena lagi diare, 150 mililiter itu diminum dua kali. Jadi, minumnya tidak bisa langsung habis,’’ lanjutnya. Sebelum Azila, Akila diare lebih dulu sekitar lima hari.
Rencana pemulangan kedua bayi itu pun menunggu kondisi mereka stabil sembari menunggu koordinasi dari wali kota Kendari yang menjemput mereka. ’’Tinggal menunggu kapan wali kota kami bisa ke sini. Kalau sudah, kami akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim kapan bisa menyerahkan Akila dan Azila kepada kami. Tapi, kami berharap dalam waktu dekat ini mereka bisa pulang,’’ tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Rahminingrum kemarin.
Saat di Kendari nanti, Akila-Azila masih harus mendapatkan perawatan secara periodik. Maksimal hingga usia mereka tiga tahun. Kemarin, pihak RSUD Kota Kendari yang diwakili oleh direktur dan dokter bedah telah berkoordinasi dengan tim PPKST. Dalam pertemuan itu, diputuskan bahwa RSUD Kendari bakal membentuk tim untuk menangani Akila-Azila.
’’Akan kami bentuk tim di RS kami. Minimal terdiri atas dokter bedah, anak, anestesi, fisioterapi, dan gizi,’’ jelas Direktur RSUD Kendari Amran Rahman Bakri. Nanti, Akila-Azila bakal dirawat di RS lebih dulu beberapa hari. Selanjutnya, mereka akan dikontrol secara periodik.
Pihaknya juga bakal berkoordinasi dengan Pemprov Sulawesi Tenggara terkait dengan anggaran biaya perawatan. ’’Kami akan mengantisipasi apa pun yang bakal terjadi,’’ katanya.
Ayah Akila-Azila, Jayasrin, mengaku tak masalah bila kepulangan anaknya ditunda. ’’Daripada nanti di sana (Kendari, Red), malah sakit lebih parah,’’ ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
