Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 September 2019 | 03.29 WIB

Suroboyopedia: Hanya Ada Tiga Mounumen Kapal Selam di Dunia

’’BERJERAWAT’’: Monkasel dalam tahap pemeliharaan. Foto kanan, Wagino menjajal periskop yang masih berfungsi. (Dipta Wahyu/Jawa Pos) - Image

’’BERJERAWAT’’: Monkasel dalam tahap pemeliharaan. Foto kanan, Wagino menjajal periskop yang masih berfungsi. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com - Arek-arek Suroboyo seharusnya bangga dengan adanya Monumen Kapal Selam (Monkasel). Sebab, museum semacam itu hanya ada tiga di dunia. Selain di Indonesia, yakni Surabaya, museum serupa ada di Jepang dan Jerman. Hal tersebut diungkapkan Kabagops Rasional Monkasel Sersan Mayor (Serma) Angkatan Laut Wagino. ’’Dan yang paling besar ya kapal selam di sini,’’ ujarnya kemarin (14/9).

Nama kapal selam itu adalah Pasopati 410, buatan Rusia pada 1952. Meski sudah tua, hampir semua peralatan di kapal selam dalam kondisi baik. Salah satunya, periskop yang masih berfungsi. Jarak penglihatan teropong tersebut masih akurat. ’’Hanya, periskop tidak bisa lagi dibelokkan ke kanan dan ke kiri. Jadi tetap satu arah,’’ katanya.

Museum itu menarik perhatian pengunjung. Wagino menyatakan, setiap hari puluhan hingga ratusan pengunjung datang ke Monkasel. ’’Pada hari libur, pengunjung bisa mencapai ribuan. Mulai pelajar hingga masyarakat umum,’’ ucapnya. Untuk menjaga kualitas, perawatan tutin dilakukan dengan menambal cat kapal yang terkelupas, melakukan pembersihan, dan mengecat ulang.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore