
BEDA SITUASI: Kepadatan kendaraan terlihat di sekitar proyek Branjangan kemarin pagi (6/9). Petugas memberikan arahan agar sistem buka tutup berjalan lancar. Sementara itu, seorang anak bermain dengan santai di ruas jalan yang dikerjakan. (Ahmad Khusaini/
JawaPos.com - Tak ingin terjebak dalam keruwetan di area Branjangan, sebagian pengguna jalan beralih ke jalur alternatif. Misalnya, dari sisi barat arah Gresik-Surabaya, pengemudi roda empat memilih lewat tol. Sementara itu, pemotor lebih memilih melalui akses Gelora Bung Tomo (GBT) Benowo meskipun jarak yang ditempuh jadi lebih jauh.
Misalnya, Irwan yang sempat merasakan macet parah imbas pengendara saling serobot di Osowilangun dekat Branjangan Selasa (3/9). ”Waktu itu dua jam terjebak macet. Sampai telat ngantor, akhirnya kapok lewat situ,” ujarnya.
Keesokan harinya (Rabu), dia berangkat lebih pagi. Jalur alternatif pun diambil. Yang biasanya lewat Osowilangun, sekarang lewat GBT. ”Lebih jauh memang, tapi nggak kena macet,” ucapnya.
Selain Irwan, dampak kemacetan dirasakan Suliastiani. Warga Osowilangun yang mengajar sekolah dasar di Sememi tersebut harus berangkat lebih pagi dari biasanya. Jika sebelumnya berangkat pukul 06.30, kini sebelum pukul 06.00 dia sudah bergegas meninggalkan rumah. ”Lebih baik antisipasi daripada telat ngajar,” tuturnya.
Kanitdikyasa Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Tirto mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memasang papan imbauan jalur alternatif. Rencananya, imbauan dipasang di wilayah Gresik sebelum masuk Surabaya.
Roda empat bisa lewat tol. Untuk pemotor, mereka bisa memilih jalur GBT. ”Tim juga mengawasi agar tidak ada pengendara yang melawan arus dari sisi barat,” paparnya.
Kemarin pagi (6/9) sempat ada pelarangan kendaraan roda empat melintas kawasan Branjangan mulai pukul 07.00 sampai 09.00. Menurut Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Ayip Rizal, penerapan itu bersifat kondisional. ”Jika keadaan lalu lintas tidak terlalu padat, kendaraan roda 4 diperkenankan untuk melintas,” tuturnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
