Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 September 2019 | 00.17 WIB

Azila Masih di ICU, Akila Lihat lewat Video Call

KOMUNIKASI DENGAN KEMBARAN: Akila sedang video call dengan saudaranya, Azila, melalui handphone Nurjati kemarin. (Kartika Sari/Jawa Pos) - Image

KOMUNIKASI DENGAN KEMBARAN: Akila sedang video call dengan saudaranya, Azila, melalui handphone Nurjati kemarin. (Kartika Sari/Jawa Pos)

JawaPos.com - Rencana tim pusat pelayanan kembar siam terpadu (PPKST) RSUD dr Soetomo untk memindahkan bayi Azila, kembar siam yang dapat dipisahkan, dari ICU ke instalasi rawat inap anak (Irna) kemarin (2/9) urung dilakukan. Sebab, menurut kepala PPKST dr Agus Harianto SpA (K), pada Minggu (1/9) perut bocah 17 bulan itu kembung. Azila bahkan muntah. ”Tidak mau makan dan minum,” katanya.

Padahal, sebelumnya, Azila sudah bisa mengonsumsi makanan dan minuman secara oral. Agus menuturkan, pada bagian saluran pencernaan Azila terjadi infeksi. Ada peradangan di jahitan bagian perut. ”Dia menangis terus-menerus pada Minggu malam,” ucapnya.

Karena itu, Azila harus diinfus kembali untuk memasukkan cairan. Sementara itu, nutrisinya berasal dari total parenteral nutrition (TPN) yang juga dimasukkan dari slang di bagian leher. Kandungannya air, protein, karbohidrat, lemak, elektrolit, trace elements, dan vitamin.

Agus mengatakan, Azila akan menerima TPN selama tujuh hari. Azila juga diberi antibiotik lagi yang disesuaikan dengan hasil biakan kuman pada infeksinya. ”Kuman-kumannya diteliti dari cairan rembesan pada bagian perutnya,” jelasnya.

Mulai kemarin hingga hari ini, dilakukan penelitian dan perlindungan khusus bagi Azila. Bila tidak ada perkembangan yang baik dan perut Azila tetap kembung, kata Agus, akan dilakukan pembedahan kembali Sementara itu, kemarin di Irna Bobo-I nomor 1, Akila terlihat sedang melakukan video call dengan Azila. Dia tampak senang saat melihat kembarannya melalui gadget. Kemarin bocah tersebut ditemani dua neneknya, Nurjati dan Hasmiatin. Nurjati yang bertugas memegangi gadget tersebut. ”Kami sering memperlihatkan video call seperti ini agar mereka tetap akrab,” ucapnya.

Menurut Agus, kondisi Akila makin membaik. Jahitan di dadanya sudah dilepas. Kini dia tengah terapi untuk duduk dari posisi miring oleh dokter spesialis rehabilitasi medis. ”Dia sudah bisa makan dan minum apa saja,” ungkapnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore