
KOMUNIKASI DENGAN KEMBARAN: Akila sedang video call dengan saudaranya, Azila, melalui handphone Nurjati kemarin. (Kartika Sari/Jawa Pos)
JawaPos.com - Rencana tim pusat pelayanan kembar siam terpadu (PPKST) RSUD dr Soetomo untk memindahkan bayi Azila, kembar siam yang dapat dipisahkan, dari ICU ke instalasi rawat inap anak (Irna) kemarin (2/9) urung dilakukan. Sebab, menurut kepala PPKST dr Agus Harianto SpA (K), pada Minggu (1/9) perut bocah 17 bulan itu kembung. Azila bahkan muntah. ”Tidak mau makan dan minum,” katanya.
Padahal, sebelumnya, Azila sudah bisa mengonsumsi makanan dan minuman secara oral. Agus menuturkan, pada bagian saluran pencernaan Azila terjadi infeksi. Ada peradangan di jahitan bagian perut. ”Dia menangis terus-menerus pada Minggu malam,” ucapnya.
Karena itu, Azila harus diinfus kembali untuk memasukkan cairan. Sementara itu, nutrisinya berasal dari total parenteral nutrition (TPN) yang juga dimasukkan dari slang di bagian leher. Kandungannya air, protein, karbohidrat, lemak, elektrolit, trace elements, dan vitamin.
Agus mengatakan, Azila akan menerima TPN selama tujuh hari. Azila juga diberi antibiotik lagi yang disesuaikan dengan hasil biakan kuman pada infeksinya. ”Kuman-kumannya diteliti dari cairan rembesan pada bagian perutnya,” jelasnya.
Mulai kemarin hingga hari ini, dilakukan penelitian dan perlindungan khusus bagi Azila. Bila tidak ada perkembangan yang baik dan perut Azila tetap kembung, kata Agus, akan dilakukan pembedahan kembali Sementara itu, kemarin di Irna Bobo-I nomor 1, Akila terlihat sedang melakukan video call dengan Azila. Dia tampak senang saat melihat kembarannya melalui gadget. Kemarin bocah tersebut ditemani dua neneknya, Nurjati dan Hasmiatin. Nurjati yang bertugas memegangi gadget tersebut. ”Kami sering memperlihatkan video call seperti ini agar mereka tetap akrab,” ucapnya.
Menurut Agus, kondisi Akila makin membaik. Jahitan di dadanya sudah dilepas. Kini dia tengah terapi untuk duduk dari posisi miring oleh dokter spesialis rehabilitasi medis. ”Dia sudah bisa makan dan minum apa saja,” ungkapnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
