Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 September 2017 | 00.38 WIB

Merdeka atau Terpenjara?

Mukhijab - Image

Mukhijab


Aparat bisa menindak Acho atau orang lain yang mengkritisi pelayanan publik sebagai tameng kepentingan ekonomi pihak tertentu atau orang-orang kuat merupakan persoalan yang selalu mudah diucapkan tetapi sulit diraba faktanya. Apalagi kontennya bersentuhan dengan penguasa (presiden, menteri, pimpinan/anggota parlemen, dan orang-orang penting), aparatur negara memiliki feeling yang sangat kuat dan bisa bertindak secara berlebihan. Mereka mendisiplinkan warga dengan kekuasaan model demokratis, tetapi menindak dengan cara-cara penguasa otoriter. Itu model panoptikon rasa kekuasaan yang berkedok demokrasi, menjadi pukulan telak terhadap sikap kritis warga, kebebasan berekspresi, dan pers.


Strategi penjeratan disiplin warga yang demikian menjadi teknik yang efektif untuk menjangkau kehidupan paling intim warga tanpa bisa diketahui datang dari subjek mana. Orang Jawa bilang, nabok nyilih tangan atau memukul dengan pinjam tangan orang lain. (*)



Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore