
Photo
JawaPos.com – Isu rasisme kembali menerpa Amerika Serikat (AS). Pemicunya, kematian pria kulit hitam AS Jacob Blake. Blake ditembak polisi di Kenosha, Wisconsin, pada Minggu (23/8) waktu AS. Blake mengalami tembakan tujuh kali di punggung, di depan anaknya sendiri.
Gelombang protes langsung mengalir deras setelah kasus tersebut. Aksi protes juga datang dari dunia olahraga. Mulai turnamen tenis, NBA, bisbol, hingga sepak bola di AS. Petenis Jepang Naomi Osaka bahkan lebih berani menyuarakan protesnya.
Dia memilih mundur dari semifinal Western & Southern (W&S) Open 2020.
Osaka memposisikan dirinya sebagai perempuan berkulit hitam. Langkah yang dia ambil adalah bentuk empati kepada Blake. Mantan petenis nomor satu dunia itu juga berharap ada perubahan meski tidak signifikan atas keputusan beraninya tersebut.
’’Sejujurnya menyaksikan genosida yang berlanjut kepada orang kulit hitam di tangan polisi membuatku mual,’’ cuit Osaka dilansir Japan Today.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
