
Veda Ega Pratama menutup sesi Practice Moto3 Belanda 2026 di posisi ke-23 usai mengalami crash pada latihan resmi di Sirkuit Assen. (Instagram @veda_54)
JawaPos.com - Veda Ega Pratama menutup sesi Practice Moto3 Belanda 2026 di posisi ke-23 setelah mengalami insiden crash di Sirkuit Assen, Jumat (26/6). Meski hasil tersebut belum memuaskan, pembalap muda Indonesia masih memiliki kesempatan memperbaiki performa pada FP2 dan sesi kualifikasi yang digelar Sabtu (27/6).
Veda Ega Pratama datang ke Moto3 Belanda 2026 dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah finis kelima pada Moto3 Ceko 2026. Hasil itu menjadi salah satu pencapaian terbaiknya musim ini setelah memulai balapan dari posisi ke-20.
Namun, akhir pekan di Sirkuit Assen belum berjalan sesuai harapan. Pada sesi Free Practice 1 (FP1), Veda Ega mencatatkan waktu 1 menit 41,970 detik yang menempatkannya di posisi ke-20.
Baca Juga:Timnas Senegal Pesta Gol Lawan 10 Pemain Irak, Peluang Lolos ke-32 Besar Piala Dunia Masih Terbuka
Memasuki sesi Practice pada Jumat (27/6) malam WIB, pembalap asal Gunungkidul tersebut berusaha meningkatkan kecepatan. Sayangnya, Veda sempat mengalami crash sehingga gagal memperbaiki catatan waktunya secara signifikan.
Akibatnya, Veda harus mengakhiri latihan resmi di posisi ke-23. Hasil tersebut membuatnya masih harus bekerja keras agar bisa menembus posisi 14 besar yang berhak lolos langsung ke sesi Kualifikasi 2 (Q2).
Persaingan pada sesi Practice berlangsung sangat ketat sejak awal. Pembalap Gryd Racing asal Australia, Joel Kelso, langsung tampil dominan dengan membukukan waktu tercepat 1 menit 41,335 detik.
Kelso kemudian mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 40,918 detik pada penghujung latihan. Tidak ada pembalap lain yang mampu menggeser posisinya hingga sesi berakhir.
David Almansa menempati posisi kedua, disusul Alvaro Carpe di urutan ketiga. Maximo Quiles juga tampil konsisten dan berhasil mengamankan posisi empat besar.
Sementara itu, wakil Malaysia, Hakim Danish, sempat tampil menjanjikan pada awal latihan. Danish bahkan sempat menembus posisi keenam sebelum akhirnya turun ke posisi ke-13 setelah para rival mempertajam catatan waktunya pada menit-menit terakhir.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
