Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Mei 2026 | 00.11 WIB

Detak Jantung Alwi Farhan Capai 200 BPM! Tim Thomas Cup 2026 Gagal Total, Para Atlet Alami Ketegangan Tak Teratasi

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian. (ANTARA) - Image

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian. (ANTARA)

JawaPos.com - Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Eng Hian mengatakan, kegagalan Indonesia lolos dari fase grup Piala Thomas 2026 salah satunya terjadi karena kondisi psikologis atlet yang kurang baik. Pebulu tangkis putra Alwi Farhan adalah salah satu contoh kasusnya.

"Atlet menyampaikan ada ketegangan di lapangan yang sulit diatasi," ujar Eng Hian pada konferensi pers di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Jumat.

Detak Jantung Alwi

Dia mencontohkan, Alwi Farhan detak jantungnya sempat mencapai 200 denyut per menit (bpm) karena ketegangan tersebut.

"Itu faktor manusia yang tidak bisa diukur pakai angka," kata Eng Hian

Eng Hian mengatakan bahwa tekanan terhadap atlet menjadi faktor utama hasil minor yang diraih Indonesia di Piala Thomas 2026.

"Faktor utamanya adalah tekanan terhadap atlet. Keinginan mereka begitu tinggi dan berpikir bisa mengalahkan Thailand yang bisa menang lawan Prancis tapi dari keinginan itu pemain tidak bisa mengontrol emosinya," tutur Eng Hian.

Di Piala Thomas 2026, Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair.

Di grup tersebut, Fajar Alfian dan kawan-kawan bisa mengunci kemenangan atas Aljazair (5-0) dan Thailand (3-2).

Namun satu kemenangan krusial untuk bisa menyegel satu tiket ke babak gugur tidak dapat diraih oleh Indonesia setelah mengakui ketangguhan Prancis (1-4).

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore