
Korps Brimob Polri gelar kompetisi menembak internasional Brimob XTreme 2026 pada 7–12 April 2026 di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso Mako Brimob. (Istimewa)
JawaPos.com–Korps Brimob Polri kembali menggelar kompetisi menembak bertaraf internasional bertajuk Brimob XTreme 2026. Kejuaraan tersebut berlangsung pada 7–12 April 2026 di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso di Markas Komando Brimob, Kelapadua, Depok, Jawa Barat.
Ajang ini mempertemukan ratusan penembak dari berbagai latar belakang, mulai dari personel militer, kepolisian, hingga masyarakat sipil pecinta olahraga menembak. Sebanyak 475 peserta ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka bersaing dalam dua kategori utama, yakni IPSC Handgun Level III serta PCC Optic Level II.
Selain diikuti peserta dalam negeri, turnamen ini juga menarik perhatian penembak dari sejumlah negara seperti Malaysia, Tiongkok, dan Korea Selatan. Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun Brimob, meski penyelenggaraannya dilakukan lebih awal dari jadwal utama.
”Ajang ini awalnya hanya diperuntukkan bagi internal Brimob melalui Brimob Cup. Namun, atas masukan dari para penembak, baik dalam maupun luar negeri, kini dibuka lebih luas, termasuk peserta internasional,” ujar Ramdani Hidayat.
Dia menyebutkan, peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan. Selain anggota TNI dan Polri, banyak pula peserta dari komunitas olahraga menembak.
Tak hanya dari dalam negeri, lanjut Komjen Ramdani, ajang ini juga diikuti peserta mancanegara, di antaranya Malaysia 17 peserta, Tiongkok 1 peserta, dan Korea Selatan 2 peserta.
”Sementara beberapa peserta dari Eropa Timur dan Filipina batal hadir karena alasan tertentu meski sebelumnya telah mendaftar,” terang Komjen Pol Ramdani.
Menurut dia, penyelenggaraan kompetisi ini tidak hanya berorientasi pada perlombaan semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpenembak dari berbagai negara dan institusi.
”Yang utama adalah silaturahmi, baik antaranggota Brimob, instansi lain, klub menembak, hingga peserta dari luar negeri. Kami ingin menciptakan suasana yang nyaman dan inklusif,” jelas Ramdani Hidayat.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
