Jalen Brunson, pemain New York Knicks. (Dok. Instagram/@jalenbrunson1)
JawaPos.com – Dengan kemurahan hati Jalen Brunson, ia menerima pinangan New York Knicks pada tahun 2024 ketika menandatangani perpanjangan kontrak empat tahun senilai USD 156,5 juta.
Harga itu tergolong murah mengingat kontribusi besar yang ia berikan sehingga tim mampu memiliki fleksibilitas untuk membangun jajaran tim terbaik. Terbukti, Knicks mampu bersaing sepanjang dua tahun sebelumnya dan dirinya pun langsung muncul sebagai salah satu pemain top NBA hingga saat ini.
Dalam beberapa tahun ke depan, ketika guard berusia 29 tahun tersebut siap untuk menandatangani perpanjangan kontrak berikutnya, ia berharap Knicks membalas kebaikan yang telah terjadi dua tahun berselang.
Baca Juga: Menggila! Damian Lillard Sukses Rebut Gelar Kontes Tiga Poin untuk Ketiga Kalinya di NBA All-Star
Pemain yang didraft oleh Dallas Mavericks pada 2018 lalu ini sedang menjalani musim pertama dari perpanjangan kontrak empat tahunnya. Namun, ia memikirkan soal uang selama wawancara dengan Vanity Fair.
Kontribusinya sebagai guard papan atas dunia membantu mengubah tim raksasa asal New York yang sebelumnya selalu tampil mengecewakan itu menjadi ancaman nyata bagi tim-tim wilayah timur di babak playoff.
Namun, menurut laporan Sport Illustrated, terungkap bahwa Brunson merasa tidak menyesal menandatangani kontrak yang lebih murah bersama Knicks daripada menunggu satu tahun untuk mendapat kontrak potensial lima tahun senilai USD 269 juta bersama Mavericks pada 2024.
Meskipun demikian, pembicaraan perpanjangan kontrak berikutnya hanya beberapa tahun lagi di Madison Square Garden. Ia berharap bahwa manajemen tim Knicks akan mengingat angka-angka yang ia korbankan demi tim
“Jelas kami (Knicks dan saya) ingin mereka memperlakukan saya dengan baik. Saya rasa siapa pun akan menginginkan hal yang sama (kepada pemain bintangnya). Saya merasa telah berkorban (pada 2024 lalu untuk tim),” ujar Brunson.
Pada 2028 mendatang, Brunson akan menjadi pemain veteran selama 10 tahun, yang memungkinkannya untuk menandatangani kontrak terbesar di NBA yang diproyeksikan bernilai lebih dari USD 417 juta berdurasi lima tahun, atau lebih dari USD 83 juta per musim.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
