
Pebulu tangkis putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani. (Dimas Ramadhan Wicaksana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Langkah Putri Kusuma Wardani di Indonesia Masters 2026 terhenti pada babak kedua. Kekalahan ini membuat wakil tuan rumah di sektor tunggal putri habis karena dia jadi atu-satunya andalan Merah Putih.
Putri KW harus menghentikan langkahnya setelah menelan kekalahan dalam pertarungan tiga game melawan wakil Taiwan, Huang Yu-Hsun. Dia kalah 17-21, 21-19, 17-21 di Istora Senayan, Kamis (22/1) sore.
Dalam laga itu, Putri KW sebenarnya punya peluang untuk bangkit dan merebut game kedua. Namun pada game penentuan alias ketiga, dia lagi dan lagi tak mampu mengatasi tekanan yang dilakukan Huang.
“Saya belum bisa menghasilkan yang terbaik karena lawan juga pasti mempersiapkan strategi dan pola bermain yang sangat luar biasa, karena tadi dari game pertama sampai game ketiga saya kesulitan,” kata Putri.
“Lawan sudah merancang strategi ambil bola dari depan dan bola atasnya itu jumping jumping, itu yang membuat saya kesulitan karena sedikit enggak kelihatan (arah bolanya),” tambah pemain rangking tujuh dunia ini.
Kekalahan ini berarti Indonesia dipastikan tak punya wakil lagi dari sektor tunggal putri pada babak perempat final. Sebab Putri KW adalah satu-satunya wakil Merah Putih yang berlaga di Indonesia Masters 2026.
Menjadi andalan sendirian, diakui Putri KW menjadi tekanan lebih. Dia berharapnya dalam setiap turnamen ada rekah untuk berbagai beban sehingga dapat bermain lebih tenang serta lepas.
"Ya pasti ada pressure tersendiri, jadi kayak bermain sendiri juga gak enak gak ada temennya. Jadi kalau misalnya ada temennya tuh apa ya kayak bisa saling menyemangati satu sama lain," kata Putri.
Tapi, kata Putri, dia juga menjadikan status andalan tunggal sebagai lecutan semangat untuk bisa berada di level yang seharusnya, bahkan lebih baik. Sehingga keberadaannya juga bisa menjadi motivasi tambahan bagi junior-juniornya untuk menyusul.
Tapi dibalik itu aku juga jadiin motivasi aja. Jadi kayak supaya kalau misalnya aku tetep di situ kan yang bawah-bawah yang junior-junior aku bisa punya motivasi, 'gue harus ngejar, gue harus ngejar'," kata Putri.
Pemain binaan PB Exist Jakarta itu memang pernah sempat memberikan pesan kepada junior-juniornya agar bisa mendampingi dirinya dalam turnamen lain. Termasuk Indonesia Masters atau Indonesia Open saat jadi tuan rumah.
"Untuk teman-teman dan rekan-rekan aku yang masih di Cipayung, adik-adik junior, semoga tahun ini di setiap pertandingan bisa mendapatkan hasil yang terbaik," kata Putri.
"Kemudian rangkingnya pun bisa naik, dan bisa menemani saya di pertandingan Indonesia Masters maupun Indonesia Open," imbuhnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
