
Pelita Jaya Jakarta mengusung misi juara IBL 2026. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelita Jaya Jakarta siap mengarungi IBL 2026 setelah melakukan perombakan skuad. Tim perwakilan ibu kota Indonesia itu bertekad meraih gelar untuk melengkapi bintang di logonya menjadi lima.
Pelita Jaya saat ini sudah memiliki empat bintang untuk menandai sudah empat kali mereka jadi juara dalam kompetisi bola basket di Indonesia. Empat gelar tersebut diraih pada 1990 dan 1991/1992 era Kobatama dan 2017 serta 2024 era IBL.
Tim milik Bakrie Group itu sebenarnya nyaris menambah bintang menjadi lima pada tahun lalu. Namun, Pelita Jaya harus mengakui ketangguhan Dewa United Banten (1-2) di final IBL 2025 dan gelar di depan mata melayang.
Kegagalan itu membuat manajemen Pelita Jaya berbenah. Mereka melakukan perombakan skuad dengan mengganti sejumlah pemain untuk IBL 2026. Posisi pelatih pun diganti dari Justin Tatum menjadi David Singleton, yang juga arsitek Timnas Basket Indonesia.
Jelang IBL 2026, PJ merekrut Andrew William Lensun, Oka Ananta Yogiswara, Putu J. Satria Pande, dan Victory Jacob Emilio Lobbu untuk pemain lokal anyar. Ada juga dua rookie Candra Irawan dan Russell Nyoo.
Mereka diangkut untuk menggantikan sejumlah pilar lokal musim lalu seperti Yesaya Saudale, Anthony Beane, Greans Tangkulung, Harits Prasidya, Nick Gosal, dan Abiyyu Ramadhan.
Kemudian di barisan pemain asing, Pelita Jaya memakai jasa Jeffree David Withey, Amorie Archibald dan Darious Lee Moten. Hanya Withey yang merupakan bagian skuad musim lalu dan dipertahankan untuk IBL 2026.
Rentetan perubahan itu diharapkan membawa Pelita Jaya kembali menjadi juara di IBL 2026.
“Setiap tahun kita ada sesuatu yang baru dan beda untuk tujuan positif. Kita usung nyalakan Pelitamu. Karena kita semangat untuk mencapai tujuan kita,” ujar Presiden Pelita Jaya, Andiko Purnomo.
“Kita sudah 4 kali juara. Kita sudah empat kali juara nasional. Bintang kelima yang kita kejar. Kita rombak dan upgrade ujung-ujungnya untuk juara," tambah Andiko dalam peluncuran tim di The Convergence Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/1).
Muhammad Arighi Hadran Noor sebagai salah satu pemain ndalan Pelita Jaya, yakin target menjadi juara IBL 2026 akan bisa tercapai. Ia percaya pemain-pemain baru akan membawa perubahan positif dan melihat timnya akan tampil berbeda musim ini.
“Banyak perubahan di Pelita Jaya. Semuanya baik untuk kita. Kekurangan tahun lalu kita perbaiki. Dari pemain impor sampai lokal," ucap Arighi.
"Tim sekarang sangat fresh untuk menghadapi musim baru dengan sistem baru dari coach Dave yang berbeda. Kita akan berbeda dari tahun lalu,” imbuhnya.
Selain merombak skuad, Pelita Jaya juga membuat gebrakan baru menjelang IBL 2026. Mereka menjalin kerjasama dengan GMC Cirebon untuk memasok pemain muda.
“GMC dikenal gudangnya pencetak pemain muda. Salah satu kekurangan kita adanya gap di bola basket Indonesia di level DBL ke IBL masih kosong. Jadi kita kerjasama dengan GMC,” ujar Wakil Presiden Pelita Jaya, Jeremy Imanuel Santoso.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
