
Anthony Sinisuka Ginting Korea Open 2019
JawaPos.com-Anthony Sinisuka Ginting gagal melangkah ke perempat final Korea Open 2019. Pemain 22 tahun kelahiran Cimahi tersebut dikalahkan pebulu tangkis senior berusia 31 asal Denmark Jan O Jorgensen.
Menang pada game pertama, Ginting akhirnya menyerah dengan skor 21-17, 16-21, 13-21 dalam tempo 58 menit.
Ginting mengatakan penampilannya kali ini tidak maksimal. Pergerakannya sedikit terganggu karena sakit pada kaki dan pinggangnya. Ginting mengaku sudah merasa tidak fit sejak semifinal China Open 2019 melawan pemain Denmark Anders Antonsen.
“Tipe permainan Jan sama dengan Antonsen yang banyak drive terus tarik ke belakang. Game pertama saya masih bisa mengatasi. Tapi pas game kedua, saya agak terkendala juga sama masalah di kaki dan pinggang. Kayak agak ketarik. Sebenarnya sudah mulai terasa dari semifinal China Open. Tapi masih saya tahan-tahan terus. Untuk tadi di game kedua, pas harus ambil bola agak jauh makin kerasa sakitnya,” ucap Ginting dikutip dari siaran pers PP PBSI.
''Waktu kemarin babak satu (Korea Open 2019) juga lumayan kerasa. Tapi saya cari cara buat mengatasinya. Awalnya agak njarem di kaki terus naik kerasa ke pinggang. Jadi pergerakan saya tadi terbatas,” imbuhnya.
Selesai di Korea Open 2019, Ginting mengatakan akan segera melakukan pemeriksaan dan recovery sebelum pertandingan berikutnya. Dia dijadwalkan akan kembali turun pada Denmark Open dan French Open 2019, bulan depan.
''Setelah main ini, mau langsung dicek, karena sakitnya sudah beberapa hari nggak sembuh. Kalau njarem biasa, harusnya nggak selama ini. Semoga bisa cepat recovery lagi dan bisa pulih sebelum turnamen berikutnya,” katanya.
Kekalahan Ginting ternyata tidak menular pada dua tunggal putra Indonesia lainnya. Shesar Hiren Rhustavito lolos ke perempat final setelah mengalahkan Lu Guangzu asal Tiongkok dalam dua game langsung 21-15, 21-13.
Shesar menyusul Jonatan Christie yang sudah menang lebih dulu. Jonatan melaju dengan mengalahkan pemain Thailand Khosit Phetpradab dengan skor 21-8, 22-20.
Pada perempat final, Shesar yang merangkak dari fase kualifikasi akan berhadapan dengan unggulan kedua asal Taiwan, Chou Tien-chen. Sedangkan Jonatan menantang pemain Taiwan lainnya, Wang Tzu-wei. Pada babak kedua, Wang menang cukup mudah dari Antonsen dengan skor 21-15 dan 21-6.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
