
Indra Wijaya. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Tunggal putra berhasil menciptakan All Indonesian Final di SEA Games. Kali ini melalui Alwi Farhan dan M Zaki Ubaidillah "Ubed". Pada partai final kemarin, Alwi berhasil meraih medali emas.
Dia menaklukkan Ubed lewat pertarungan tiga game 21-13, 8-21, dan, 12-21. Di sela-sela ‘’ngopi’’ sembali menyaksikan dua anak asuhnya bertarung, pelatih tunggal putra Pelatnas Indra Wijaya pun sempat ngobrol bersama Jawa Pos
Coach selamat atas keberhasilan anak didik ke final. Gimana rasanya bisa "ngopi" di final?
Ya saya sih bangga dengan perjuangan anak-anak muda ini. Ya ini kebanggaan ya, bagi saya sebagai pelatihnya. Tanggung jawabnya dan belajar lah ke depannnya untuk turnamen lebih besar lagi.
Kemarin motivasi apa sih yang diberikan ? Apalagi seperti Ubed bisa kalahkan pemain unggulan seperti Loh Kean Yew?
Ya motivasinya terus semangat ya untuk anak-anak ini. Di latihan kami kejar di latihan. Semua kita perkuat dan terus jalani.
Tapi sempat terbebani nggak untuk meraih medali?
Ya pokonya persiapannya kami jalani. Motivasinya, perjuangannya, makanya itu yang kami apresiasi banget sih dari pemain-pemain ini.
Mau konfirmasi ketika pemain sudah diumumkan sebelumnya, sempat ada kans perubahan nama yang diminta tim review Kemenpora?
Saya sih tidak tahu kalau itu. Kalau yang saya tahu tim saya yang ini. Jadi saya fokusnya sama pemain ini.
Kalau coach melihat perkembangan Alwi dan Ubed sepanjang tahun ini gimana?
Ya seperti yang kita lihat, dua anak ini perkembangannya cukup bagus ya. Kita lihat tahun depan. Harapan saya supaya lebih berbicara di level yang lebih tinggi.
Evaluasi keduanya untuk tahun depan apa?
Ya masih banyak yang harus dipelahari, masih jauh anak anak ini untuk terus belajar dan belajar
Kan coach pernah bilang kalau dua anak ini secara ambisi memang tinggi. Gimana cara meredamnya biar tidak menjadi bumerang?

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
