
Markas Dallas Mavericks, American Airlines Center, Texas. (The New York Times)
JawaPos.com - Dallas Mavericks harus menelan kekalahan 110-122 dari Detroit Pistons di Mexico City Arena (2/11) WIB.
Meski sempat unggul 93-87 setelah tiga kuarter, Mavericks runtuh di kuarter keempat dengan kemasukan 35 poin, dan hanya mencetak 17 poin.
Itu jadi kekalahan keempat bagi Mavs -julukan Mavericks- dalam enam pertandingan NBA awal musim ini. Mereka terlihat kesulitan tampil tanpa Kyrie Irving yang absen sejak Maret karena ACL, serta Anthony Davis yang bermasalah pada betis.
Point guard D’Angelo Russell jadi tumpuan utama Mavericks. Tampil dari bangku cadangan, dia mencetak 31 poin. Sayangnya, itu tidak cukup menyelamatkan tim.
Apalagi, Cooper Flagg, rookie nomor satu NBA draft 2025 tidak tampil optimal. Meski mencetak 16 poin, -tertingginya musim ini- tapi dia mencatatkan efisiensi buruk hanya memasukkan 3 dari 14 tembakan.
Flagg, yang ‘dipaksa’ sang pelatih, Jason Kidd, memimpin posisi point guard karena absennya Irving, terlihat kelelahan di kuarter krusial. “Mereka mendominasi kami di paint, patut diacungi jempol, mereka bermain bagus di kuarter keempat,” kata Kidd dikutip dari Associated Press.
“Sulit menang di liga ini, itu bukan alasan, tapi kami harus main dengan pemain yang ada.”
Prediksi Pulih Bulan Desember
Meski begitu, Kidd punya sinyal positif. Irving diperkirakan paling cepat bisa kembali bermain Desember ini, tepat sembilan bulan paska operasi. “Kami tak sabar dia kembali, semoga saja di tahun ‘25, bukan '26,” harapnya seperti dikutip dari cuitan laman X jurnalis The Dallas Morning News, Mike Curtis.
Harapan baik lain, Kidd optimistis Irving nantinya bisa cocok dengan Flagg. “Kai (sapaan Irving) sempurna buat Cooper, kalau bicara skill, bisa dribble dan mencetak skor, dia juga ciptakan ruang di lapangan untuk Cooper, begitu pula sebaliknya. Cooper menciptakan ruang untuk Kai,’’ paparnya.
Di sisi lain, Pistons sedang on fire dengan meraih kemenangan beruntun. Sebelumnya, mereka lebih dulu menang 135-116 atas Orlando Magic (30/10). Jalen Duren jadi bintang Pistons dengan mencetak 33 poin dan 10 rebound.
“Saya hanya ingin menang, pelatih punya rencana yang hebat dan rekan satu tim saya menemukan saya dan sisanya adalah sejarah,” kata Duren.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
