
Marvin Foundation dan Hangtuah Jakarta berkolaborasi mengintegrasikan pendidikan dan olahraga melalui pendekatan sport science. (Istimewa)
JawaPos.com-Penerapan sport science kini menjadi elemen penting dalam dunia olahraga modern. Melalui pendekatan berbasis teknologi, sains membantu atlet memahami performa tubuh secara lebih detail, memperbaiki teknik, serta mencegah cedera.
Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga membentuk pola pikir dan daya juang yang lebih terukur.
Kemajuan di bidang sains olahraga membuka peluang besar bagi dunia pendidikan dan pelatihan atlet di Indonesia. Dengan dukungan data dan riset ilmiah, pelatih dapat memantau progres latihan secara objektif, sementara atlet bisa menyesuaikan strategi latihan sesuai kebutuhan tubuh.
Dari analisis biomekanika, rhythm training, hingga penggunaan kecerdasan buatan (AI-based sport analysis), semua berperan dalam mengoptimalkan potensi atlet dan memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun global.
Lebih dari itu, sport science juga menumbuhkan kesadaran bahwa olahraga bukan hanya ajang kompetisi, tetapi ruang belajar yang menggabungkan disiplin, karakter, dan teknologi. Pendekatan ini membantu mencetak generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki pemikiran ilmiah dan semangat inovatif dalam menghadapi tantangan masa depan.
Komitmen terhadap pengembangan sport science ini diwujudkan melalui kerja sama antara Marvin Foundation dan klub basket profesional Hangtuah Jakarta lewat program Hangtuah Jakarta 2026: Rise Stronger. Kedua pihak sepakat menjadikan integrasi pendidikan, sains, dan olahraga sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Ruang lingkup kolaborasi ini meliputi program Sport Science Education untuk atlet dan pelatih, pelatihan berbasis teknologi seperti rhythm training, riset bersama dalam pengembangan AI-based sport science, hingga pemberian beasiswa olahraga bagi pelajar berprestasi.
Pendiri Marvin Foundation sekaligus Managing Director Hangtuah Jakarta Kurniawan Santoso, menegaskan, kerja sama ini merupakan wujud nyata dari visi Education through Sports, and Sports through Science.
"Kami ingin olahraga menjadi ruang pembelajaran yang menggabungkan sains, data, dan karakter. Melalui pendekatan sport science dan kolaborasi lintas sektor, Marvin Foundation berkomitmen membantu pelatih, atlet, dan guru memahami potensi teknologi dalam meningkatkan performa dan daya saing,” ujar Kurniawan kepada wartawan, Minggu (2/11).
Dia berharap kolaborasi ini mampu melahirkan ekosistem olahraga yang modern, adaptif, dan berdaya saing global.
Sementara itu, Ketua Yayasan Marvin Zacky Foundation Mahayu Riesang menambahkan bahwa sinergi ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan olahraga. Sekaligus memperkuat program berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di bidang olahraga untuk mendorong inovasi dan riset ilmiah di Indonesia.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
