Ketua KOI Raja Sapta Oktohari. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com –Kasus tujuh atlet bulu tangkis Indonesia diduga terlibat pengaturan skor (match fixing) telah sampai ke telinga NOC Indonesia. Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari siap menemui dan membahas masalah tersebut dengan induk bulu tangkis tanah air, PBSI.
”Kami akan melakukan komunikasi secara langsung karena tentunya PBSI akan mengambil langkah-langkah terkait match fixing yang dituduhkan,” kata Okto – sapaan akrab Raja Sapta Oktohari –di Balai Kota Jakarta kemarin.
Okto masih berprasangka baik sehingga belum bisa berbicara banyak. ”Apabila terjadi pelanggaran, tentunya akan diberikan sanksi. Apa sanksinya? Itu akan kami sampaikan nanti, bersama PBSI,” ucapnya.
Pernah Terjadi pada 2021
Kasus pengaturan skor di bulu tangkis Indonesia pernah terjadi pada 2021. Saat itu, delapan pebulu tangkis Indonesia disanksi oleh BWF karena terbukti memanipulasi pertandingan dan terkait judi. Mereka adalah Hendra Tandjaya, Ivandi Danang, Androw Yunanto, Sekartaji Putri, Mia Mawarti, Fadilla Afni, Aditiya Dwiantoro, dan Agripinna Prima Rahmanto Putra.
Dalam temuan BWF, para pemain tersebut saling mengenal dan berkompetisi di ajang internasional level bawah, mayoritas di Asia, hingga 2019.
Agripinna Prima Rahmanto Putra. (Dok. PBSI)
Baca Juga: Debut Wonderkid Persik Kediri! Wigi Pratama Dapat Panggilan Perdana dari Timnas Indonesia U-23
Bermula dari Medsos
Terkait dugaan match fixing, Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin meluruskan bahwa dia tahu berita tersebut dari media sosial (medsos).
Jadi, bukan bersumber darinya. Disebutkan bahwa dari tujuh pebulu tangkis tersebut, tiga di antaranya merupakan atlet nasional dan sisanya adalah mantan binaan klub besar.
”Bukannya saya tahu dan membenarkan itu terjadi (ada pebulu tangkis PB Djarum yang terlibat, Red). Bukan seperti itu. Tetapi, saya tahunya dari medsos bahwa ada ini (match fixing),” bebernya kepada Jawa Pos.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
