
Perjalanan Imane Khelif. (Instagram/@imane_khelif_10)
JawaPos.com - Petinju peraih emas Olimpiade Paris 2024 asal Aljazair, Imane Khelif, akhirnya buka suara terkait kabar pensiun yang sempat beredar.
Khelif menegaskan masih berkomitmen melanjutkan karier profesional meski memilih absen dari Kejuaraan Dunia mendatang akibat aturan baru mengenai tes gender.
Dilansir dari Daily Mail (21/8), Imane Khelif membantah tegas isu pensiun yang sempat dilaporkan oleh media Prancis, Nice Matin. Kabar itu berasal dari mantan manajernya, Nasser Yesfah yang mengklaim Khelif telah gantung sarung tinju.
Namun, sang juara Olimpiade menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk pengkhianatan.
Lewat unggahan di akun Facebook, Khelif mengklarifikasi isu yang beredar.
“Saya tidak pernah mengumumkan pensiun dari tinju. Saya tetap berkomitmen dengan karier olahraga saya,” tulis Khelif.
Ia juga menegaskan Yesfah tidak lagi mewakilinya dalam bentuk apa pun.
“Semua kabar itu hanya berasal dari pernyataan seseorang yang sudah tidak lagi mewakili saya dalam bentuk apa pun, dan yang saya anggap telah mengkhianati kepercayaan serta negara dengan ucapannya. Pernyataan itu salah dan dibuat dengan sengaja,” tegas Khelif.
Meskipun demikian, Khelif dipastikan tidak akan tampil di Kejuaraan Dunia Tinju 2025 di Liverpool. Posisi Khelif di skuad Aljazair akan digantikan atlet lain karena menyusul keputusan World Boxing yang memperkenalkan aturan baru mengenai tes kelamin wajib.
Menurut Daily Mail (21/8), aturan tersebut mengharuskan setiap petinju wanita menjalani tes genetik melalui sampel saliva, darah, atau swab.
Hasil tes akan menentukan kelayakan bertanding, terutama bagi atlet dengan kromosom Y atau kondisi androgenisasi pria sejak lahir. Presiden World Boxing, Boris van der Vorst, menegaskan kebijakan ini dibuat demi menjaga keselamatan dan keadilan kompetisi.
Khelif sendiri sebelumnya pernah terlibat polemik saat dirinya bersama Lin Yu-ting dari Taiwan didiskualifikasi pada Kejuaraan Dunia 2023 karena gagal tes gender.
Namun, keduanya justru lolos di Olimpiade Paris 2024 dan sukses meraih medali emas. Keputusan itu memicu kontroversi serta kritik terhadap panitia Olimpiade.
Isu semakin memanas pada Juni 2024 ketika laporan medis lama diduga bocor dan menyebut Khelif memiliki kromosom XY. Hal ini memunculkan desakan agar medali emasnya dicabut walaupun sampai sekarang status tersebut tetap sah.
Meskipun dihantam kabar miring, Khelif tetap menegaskan dirinya tidak menyerah. Sang petinju menyebut setiap ujian adalah bagian dari perjalanan menuju kebangkitan baru.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
