
Petrus Reinhard Golose terpilih sebagai Ketua Umum IPL pada Kongres di Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com–Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi (Purn) Prof Dr Petrus Reinhard Golose terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Indonesia Pingpong League (IPL) untuk masa bakti 2025-2029 pada Kongres IPL di Panti Perwira, Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (14/8) malam.
Terpilihnya Petrus Reinhard Golose juga disaksikan Sekretaris Jenderal International Table Tennis Federation (ITTF) Raul Calin yang mengikuti proses pemilihan melalui zoom. Pemilihan yang berlangsung demokratis itu diikuti 22 dari 25 klub anggota IPL.
Ikut terpilih juga secara aklamasi Imam Hendrawan sebagai Wakil Ketua Umum IPL. Sebelum pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Umum IPL dilangsung pemilihan Komite Eksekutif yang diikuti 7 calon.
Akhirnya melalui pemugutan suara terpilih lima orang suara terbanyak yaitu Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, Brigjen TNI Putra Widyawinaya, Dian Kurnia Hendratmanto, Guntar Somawijaya, dan Sandra Islama Putra.
Petrus menuturkan, amanah ini menjadi tanggung jawab bersama Wakil Ketua Umum dan Komite Eksekutif yang terpilih bagiamana menjaga hubungan yang baik.
"Biarlah kami berkompetisi dalam memajukan atlet, bukan dalam hal-hal yang lain,” kata Petrus.
Dengan jumlah penduduk hampir 280 juta jiwa, dirinya optimistis bisa kembali mencetak juara. Terlebih menurutnya ada sekitar 10 persen dari jumlah penduduk di Indonesia yang bermain tenis meja mulai dari kampung hingga kota.
"Ini merupakan potensi besar dan saya yakin dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, tenis meja Indonesia akan bangkit kembali,” ujar Petrus.
Lebih lanjut, Petrus mengatakan, dalam kepemimpinannya, IPL akan menghadirkan pertandingan-pertandingan yang dikelola secara profesional seperti apa yang sudah dilakukan IPL dalam dua musim ini. Pertandingan sebagai wujud dari kompetisi ini menjadi salah satu kunci untuk mendukung prestasi pemain.
Sementara itu Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari yang membuka Kangres IPL 2025 menegaskan lega dan gembira jika Indonesia kembali bisa berkompetisi tenis meja di ajang internasional.
Menurut Okto, hadirnya IPL menjadi pintu pembuka Indonesia dapat kembali berkompetisi tenis meja di kancah internasional, baik single event dan multi event.
"Dan saya yakin Indonesia kembali akan mencetak juara untuk mengharumkan bangsa dan negara. Kumandangkan sebanyak mungkin lagu kebangsaan Indonesia Raya," ucap Okto.
Sementara itu pendiri dan perintis pelaksanaan IPL, Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa menuturkan, setelah IPL diakui ITTF maka diamantkan untuk melaksanakan Kongres pemilih Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Komite Eksekutif dan pengesahan statuta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Jadi saat ini saya sebagai Ketua Liga IPL belum diakui oleh ITTF. Nanti ketua yang terpilih yang diakui ITTF. Jadi ini dilakukan semata-mata bagaimana semangat kita melahirkan kembali semangat tenis meja ini untuk bisa mengharum nama bangsa dan negara di event-event internasional," ucap Muhammad Saleh Mustafa.
Sebelum terpilih ketuanya sesuai amanat ITTF, tim Arwana di Thailand meraih juara. Padahal tim Indonesia sudah lama tidak ikut kompetisi internasional. "Ternyata kami bisa menang mengalahkan Vietnam,” kata Saleh.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
