Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Juni 2025 | 05.09 WIB

Anatomi Doping: Ragam Zat Terlarang yang Mengguncang Dunia Olahraga

Ilustrasi Olahraga. (Nappy/Pexels) - Image

Ilustrasi Olahraga. (Nappy/Pexels)

JawaPos.com - Doping adalah praktik penggunaan zat atau metode terlarang yang dilakukan oleh atlet untuk meningkatkan performa mereka secara tidak wajar.

Dengan tujuan agar tampil lebih kuat, lebih cepat, lebih tangguh dan menang. Tapi di balik itu semua, doping adalah bentuk kecurangan yang mengancam semangat sportivitas dalam dunia olahraga.

Zat-zat yang digunakan bisa bermacam-macam, mulai dari steroid anabolik untuk membentuk otot, hingga hormon pertumbuhan, stimulan, dan bahkan transfusi darah.

Semua itu bertujuan untuk memberi keunggulan ekstra yang tidak bisa dicapai hanya dengan latihan keras atau disiplin semata.

Dilansir melalui laman Klik Dokter, dan Hello Sehat, berikut adalah beberapa jenis doping yang umum digunakan:

Steroid Anabolik

Meningkatkan massa otot dan kekuatan. Efek sampingnya bisa sangat serius dari gangguan hormonal hingga kerusakan hati.

Hormon Pertumbuhan dan Peptida

Mempercepat pemulihan dan pertumbuhan jaringan, tapi berisiko memicu kelainan bentuk organ atau masalah metabolisme.

Erythropoietin (EPO)

Menambah jumlah sel darah merah, sehingga otot mendapat lebih banyak oksigen.

Ini favorit di kalangan pelari jarak jauh dan pesepeda, tapi juga bisa menyebabkan darah mengental hingga memicu stroke.

Stimulan dan Diuretik

Meningkatkan energi atau menyembunyikan zat lain dalam tubuh. Sayangnya, bisa memicu kecanduan dan kerusakan ginjal.

Manipulasi Fisiologis

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore