Ilia Topuria punya target besar dapatkan sabuk Islam Makhachev. (Instagram @iliatopuria)
JawaPos.com — Ilia Topuria, juara kelas bulu UFC, tengah bersiap untuk mempertahankan gelarnya pada UFC 308. Petarung berusia 27 tahun ini akan menghadapi tantangan berat dari mantan juara, Max Holloway, dalam pertarungan yang akan menjadi sorotan utama di Etihad Arena, Abu Dhabi, akhir pekan ini.
Pertarungan yang digelar pada Sabtu, 26 Oktober 2024, tersebut menjadi ujian pertama bagi Topuria dalam mempertahankan sabuknya. Dia tidak hanya ingin memenangkan laga ini, tapi juga menargetkan kemenangan KO atas Holloway yang dikenal sebagai salah satu petarung terbaik di UFC.
Topuria dan Holloway sama-sama dikenal memiliki kemampuan striking yang luar biasa. Kedua petarung ini diprediksi akan saling unjuk kekuatan dalam pertarungan yang akan berlangsung sengit dan penuh aksi di Octagon.
Meski pertarungan ini penting, ambisi Topuria tak hanya berhenti di sini. Dia menargetkan menjadi juara dunia di tiga divisi berbeda dalam waktu tiga tahun ke depan. Topuria dengan percaya diri menyatakan bahwa dia akan melangkah naik ke kelas ringan setelah mempertahankan sabuk kelas bulu.
“Mungkin menjadi juara dunia tiga divisi, inilah tujuan saya,” ujar Topuria dalam wawancara dengan TNTSports yang dilansir melalui MMAFighting.
Petarung yang penuh ambisi ini telah merencanakan perjalanannya menuju takhta UFC di berbagai divisi.
Dalam langkah besar tersebut, Topuria mengincar sabuk kelas ringan yang saat ini dipegang oleh Islam Makhachev. Setelah sukses di kelas ringan, dia berencana naik ke kelas welter untuk merebut gelar juara dari Belal Muhammad, yang kini memegang sabuk kelas welter setelah mengalahkan Leon Edwards.
Topuria juga menegaskan bahwa penggemar UFC akan melihat transformasi besar dalam dirinya ketika naik ke divisi yang lebih tinggi. “Anda tidak akan melihat saya dalam divisi welterweight seperti ini, kurus. Anda akan melihat saya berbeda,” tambah Topuria dengan penuh keyakinan.
Petarung asal Georgia ini memiliki visi yang jelas tentang perjalanannya di UFC. Dia ingin menjadi salah satu petarung paling legendaris dalam sejarah UFC dengan memenangkan gelar di tiga divisi berbeda, sesuatu yang sangat jarang terjadi di dunia MMA.
Namun, sebelum mewujudkan impian tersebut, Topuria harus melewati rintangan besar dalam sosok Max Holloway. Pertarungan melawan Holloway bukanlah tugas yang mudah, mengingat Holloway adalah mantan juara kelas bulu yang telah menghadapi banyak petarung papan atas.
Topuria tak ragu menantang Holloway untuk bertarung habis-habisan di Octagon. Dia bahkan menantang Holloway untuk tetap di tengah Octagon dan beradu pukul dalam 10 detik pertama pertarungan. “Jika dia tetap berada di tengah-tengah (Octagon) dalam 10 detik pertama pertarungan, mereka akan melihat 10 detik paling menarik di UFC dalam sejarah MMA,” tegas Topuria.
Petarung berjuluk 'El Matador' ini berjanji untuk memberikan aksi spektakuler yang akan membuat penggemar terkesan. Menurutnya, kuncinya ada pada Holloway, apakah dia berani meladeni serangan Topuria dalam waktu singkat atau memilih bermain aman.
Sebagai petarung yang ambisius, Topuria ingin mencatatkan namanya dalam sejarah UFC. Kemenangan atas Holloway akan menjadi langkah besar menuju mimpinya merebut sabuk kelas ringan yang saat ini dipegang Islam Makhachev.
Meski demikian, perjalanan untuk mencapai puncak UFC di berbagai divisi bukanlah perkara mudah. Setelah mengincar sabuk kelas ringan, Topuria harus bersiap menghadapi tantangan dari para petarung terbaik di kelas welter, termasuk Belal Muhammad yang kini menguasai divisi tersebut.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
