Muhammad Bintang Satria Herlangga, Gischa Zayana, dan Muhammad Afrizal Syafa catat sejarah sumba 3 medali Paralimpiade Paris 2024 untuk kontingen Indonesia. (Instagram @kemenpora)
JawaPos.com — Indonesia kembali mencetak sejarah di kancah olah raga internasional, kali ini melalui tiga atlet boccia yang berhasil membawa pulang medali di ajang Paralimpiade Paris 2024. Prestasi ini bukan sekadar pencapaian pribadi bagi para atlet, namun juga menjadi kebanggaan besar bagi Indonesia yang untuk pertama kalinya mengirimkan atlet boccia ke ajang Paralimpiade.
Muhammad Bintang Satria Herlangga, Gischa Zayana, dan Muhammad Afrizal Syafa, tiga nama yang mungkin belum banyak dikenal publik sebelum Paralimpiade 2024, kini menjadi sorotan nasional berkat prestasi gemilang mereka. Keberhasilan meraih tiga medali—satu perak dan dua perunggu—di ajang sebesar Paralimpiade tentunya bukan prestasi yang main-main.
Terlebih, cabang olah raga boccia yang mereka tekuni masih terbilang baru di Indonesia. Boccia sendiri merupakan olah raga khusus untuk para atlet dengan keterbatasan fisik, dan untuk pertama kalinya atlet boccia Indonesia bisa berlaga di Paralimpiade.
Ketiga atlet tersebut berhasil menambah pundi-pundi medali bagi Indonesia, yang pada akhirnya menempatkan Tanah Air di peringkat ke-47 dalam klasemen perolehan medali Paralimpiade Paris 2024.
Gischa Zayana
Gischa Zayana, atlet muda berusia 19 tahun asal Surakarta, sukses membawa pulang medali perunggu dari kategori boccia kelas BC2. Bagi Gischa, Paralimpiade Paris 2024 bukan hanya sekadar turnamen biasa, melainkan ajang debutnya di multievent internasional terbesar tersebut.
Dengan usia yang masih sangat muda dan baru mulai mendalami boccia pada 2021, pencapaian ini merupakan sebuah prestasi luar biasa. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta ini dikenal sebagai atlet yang gigih.
Berlatih selama 30 jam per minggu menggunakan kursi roda, Gischa menunjukkan dedikasi yang luar biasa untuk olahraga yang baru ia tekuni tiga tahun lalu. Sebelum tampil di Paralimpiade, Gischa berhasil meraih medali emas di ASEAN Para Games Kamboja 2023, serta finis di peringkat kelima pada Asian Para Games Hangzhou 2022.
Di Paralimpiade Paris, penampilannya semakin mengesankan. Di fase penyisihan grup, Gischa berhasil mengalahkan Vivien Nagy dari Hungaria dengan skor 6-1, serta Chantal van Engelen dari Belanda dengan skor telak 9-1. Kemenangannya berlanjut hingga babak perempat final, dimana ia menyingkirkan Kayleigh Haggo dari Britania Raya dengan skor 8-2. Meski akhirnya kalah dari wakil Portugal, Cristina Goncalves di babak semifinal, Gischa berhasil merebut medali perunggu setelah mengalahkan Claire Taggart dari Britania Raya dengan skor 5-2.
Muhammad Afrizal Syafa
Muhammad Afrizal Syafa adalah atlet boccia Indonesia lainnya yang sukses membawa pulang medali perunggu dari Paralimpiade Paris 2024. Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, ini berhasil mengalahkan atlet nomor satu dunia asal Britania Raya, David Smith, dengan skor 5-3 pada laga perebutan medali perunggu kategori individual BC1.
Ini menjadi salah satu kemenangan bersejarah bagi Rizal, panggilan akrabnya, yang sudah menekuni olah raga ini sejak masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Sebelum melangkah ke Paralimpiade, Rizal sudah lebih dulu menunjukkan prestasinya di Asian Para Games 2022 dengan meraih peringkat ketiga, serta meraih medali emas di ASEAN Para Games Kamboja 2023.
Di Paris, Rizal tampil impresif sejak babak penyisihan grup, di mana ia berhasil mengalahkan Tomas Kral dari Slovakia dengan skor 5-3, dan Kim Dohyun dari Korea Selatan dengan skor 7-4. Ia bahkan mencatatkan kemenangan besar di babak perempat final, menyingkirkan Daniel Perez dari Belanda dengan skor telak 10-0.
Sayangnya, langkah Rizal terhenti di semifinal setelah kalah tipis 4-3 dari atlet asal Hong Kong, Loung John. Meski begitu, Rizal tidak menyerah dan berhasil bangkit untuk memenangkan medali perunggu di laga perebutan tempat ketiga.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
