Pebulu tangkis ganda putri Korea Selatan Lee So Hee (kanan) dan Baek Ha Na (kiri).
JawaPos.com - Ganda putri Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee mengaku tidak merasa terbebani untuk mempertahankan gelar juara Indonesia Open pada tahun ini, dikutip dari ANTARA.
“Sebenarnya kami tidak ada beban tersendiri (untuk mempertahankan gelar juara) di sini. Kami merasa senang bisa masuk final lagi di Indonesia Open, dan kami akan berjuang lagi besok di final,” kata Lee saat ditemui di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (8/6).
Adapun Baek/Lee melaju ke babak final setelah memenangkan pertandingan semifinal atas pasangan Tiongkok Liu Sheng Shu/Tan Ning melalui dua gim langsung, 21-11, 21-14.
Mengenai jalannya pertandingan, Baek/Lee mengaku sudah mempersiapkan diri dengan matang sebelum menghadapi Liu/Tan. Menurut mereka, pasangan Tiongkok memiliki karakteristik untuk bermain mengandalkan kecepatan, sehingga mereka harus siap untuk mengantisipasi bola dengan pertahanan yang solid.
“Kami sudah mengira bahwa menghadapi lawan akan menjadi pertandingan yang sulit. Tapi, kami senang dan bersyukur bisa menang hari ini,” kata Lee.
“Dengan pemain Tiongkok yang memiliki keunggulan di kecepatan, saya sangat berterima kasih kepada Kak So Hee karena terus meng-cover saya,” ujar Baek menambahkan.
Lebih lanjut, Baek/Lee menjadikan Indonesia Open sebagai pemanasan menjelang Olimpiade Paris 2024. Pasangan peringkat dua dunia itu mengaku cukup gugup untuk melakoni pertandingan di pesta olahraga dunia empat tahunan tersebut.
“Karena ini adalah Olimpiade pertama saya, saya akui saya merasa gugup dan takut. Tapi, saya akan mencoba untuk menghilangkan pikiran seperti itu (agar bisa tampil lebih siap di Olimpiade Paris),” kata Baek.
Nantinya, Baek/Lee akan bersua dengan ganda putri peringkat satu dunia Chen Qing Chen/Jia Yi Fan di partai puncak turnamen BWF Super 1000 esok.
Chen/Jia sendiri berhak melaju ke babak final setelah menang atas unggulan ketujuh asal Jepang Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara melalui rubber game 21-10, 15-21, 21-17 di babak semifinal Indonesia Open 2024.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
