
Peraih medali emas ganda campuran Indonesia Rina Marlina - Subhan memberi hormat saat upacara penyerahan medali bulu tangkis nomor ganda campuran SH6 Asian Para Games 2022 di Hangzhou. (ANTARA)
JawaPos.com - Wakil Sekretaris Jenderal Komite Paralimpiade (NPC) Indonesia Rima Ferdianto mengatakan prestasi kontingen Indonesia di Asian Para Games 2022 Hangzhou akan menjadi motivasi menuju Paralimpiade Paris 2024, dikutip dari ANTARA.
"Program lanjutan dari NPC Indonesia adalah Paralimpiade Paris 2024. Kami merencanakan untuk meloloskan 30 atlet. Cabang olahraga di (Paralimpiade) Tokyo ada tujuh, (di Paris) kita targetkan ada sembilan (cabang olahraga yang diikuti), dengan tambahan panahan dan boccia," kata Rima dalam jumpa pers daring di Hangzhou, Sabtu (28/10).
Adapun tim Indonesia berhasil finis di posisi keenam pada klasemen perolehan medali Asian Para Games edisi keempat ini, dengan total sebanyak 95 medali terkumpul. Rinciannya adalah 29 medali emas, 30 medali perak, dan 36 medali perunggu.
Baca Juga: Bahlil: Wacana Presiden 3 Periode Saya yang Sampaikan Tanpa Diperintah Siapapun!
Pencapaian ini jauh melampaui target semula yaitu finis di 10 besar dengan 19 medali emas, 23 perak, dan 25 perunggu.
Lebih lanjut, Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Para Games 2022 Hangzhou Angela Tanoesoedibjo mengatakan prestasi ini sekaligus menjadikan Indonesia sebagai negara dari kawasan Asia Tenggara dengan peringkat teratas pada ajang ini.
Baca Juga: HUT Ke-24, KKP Dorong Pertumbuhan Industri Ikan Hias dengan Fasilitasi Modal Usaha
"Peringkat Indonesia ini adalah peringkat satu untuk ASEAN dan menjadi prestasi terbaik Indonesia selama berpartisipasi di Asian Para Games di luar (sebagai) tuan rumah," kata Angela.
Selain itu, wanita yang juga merupakan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) RI itu menyoroti para atlet Indonesia yang berhasil memecahkan setidaknya 13 rekor.
Baca Juga: Motivasi Rio Fahmi Berlipat Jelang Persija Jakarta Dijamu PSIS Semarang
Ia mengatakan,terdapat delapan rekor Asian Para Games, tiga rekor Asia, dan dua rekor dunia yang sukses dibukukan oleh para atlet Indonesia yang berlaga di panggung olahraga untuk atlet disabilitas se-Asia kali ini.
"Sebanyak dua atlet kami juga mencetak sejarah emas pertama untuk cabang olahraga blind judo dan boccia. Apresiasi setinggi-tingginya bagi para atlet yang sudah berjuang dari klasifikasi, kualifikasi, dan final," kata Angela.
"Tidak kalah penting, kontribusi pelatih dan tenaga pendukung. Pencapaian ini adalah bukti usaha tidak pernah mengkhianati hasil," ujarnya menambahkan.
Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Polri Ajak Masyarakat Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan Bersama Jelang Pilpres
Angela melanjutkan, ia berharap pengalaman dan pencapaian di Asian Para Games dapat menjadi pemecut semangat menuju Paralimpiade 2024 Paris.
"Saya bangga menjadi saksi perjuangan atlet di ajang ini. Semoga ini menjadi motivasi untuk ajang berikutnya, yakni Paralympic," kata dia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
