Selebrasi Ni Made Arianti Putri setelah berhasil finis terdepan dalam pertandingan nomor 100m T12 putri para atletik Asian Para Games Hangzhou 2022 di Huanglong Sports Center Stadium, Selasa (24/10/2023). Arianti berhasil meraih medali emas dengan catatan
JawaPos.com – ”Waktu 2018 (Asian Para Games 2018) Arianti pernah janji sama diri sendiri, di next Asian Para Games pengin berdiri di tengah (podium), dapat emas,” ungkap Ni Made Arianti Putri, atlet putri para atletik Indonesia, kemarin (24/10).
”Makanya, Arianti berusaha mencoba latihan lagi. Improve apa yang kurang dan akhirnya bisa mencapai emas saat ini," jelasnya.
Ya, lima tahun lalu, Arianti hanya bisa meraih dua medali perak di kelas T13 nomor 100 meter dan 400 meter. Kemarin dia sukses meg-upgrade medali. Atlet asal Bali itu menambah pundi-pundi medali emas kontingen Merah Putih.
Arianti menyumbang emas ketiga untuk Indonesia dari nomor lari 100 meter T12 putri. Dia mendapat medali terbaik setelah menjadi sprinter tercepat yang mencapai garis finis di Huanglong Sports Center Stadium. Arianti menorehkan catatan waktu 12,52 detik.
Dia lebih cepat 0,16 detik dari Simran (India) dan 0,26 detik dari Yaqin Shen (Tiongkok) yang meraih perak serta perunggu.
Selain emas, Arianti juga berhasil mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Guohua Zhou (Tiongkok) dengan catatan waktu 12,56 detik. Rekor tersebut diukir sembilan tahun lalu.
Sejak awal Arianti sebetulnya tidak dibebani emas. ”Karena di atas kertas untuk di Asia saya ranking ketiga dan lumayan jauh dari ranking pertama (atlet India, Red)," terangnya dalam jumpa pers virtual dari Hangzhou kemarin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
