
Aston Martin
JawaPos.com - Sejatinya Fernando Alonso berpeluang menghentikan rekor kemenangan beruntun Red Bull musim ini di balapan Formula 1 GP Monako tadi malam, Minggu (28/5).
Hujan yang tiba-tiba mengguyur di akhir lap 51 menawarkan peluang tersebut. Sayangnya, para strategis Aston Martin salah membaca situasi.
Mereka melakukan kesalahan saat mengganti menginstrusikan pit kepada Alonso dan malah memasangkan ban kering (medium) untuk mobil sang juara dunia dua kali F1 tersebut.
Kesalahan tersebut terjadi di lap ke-52 saat Aston Martin meminta Alonso pit untuk mengganti ban hard yang sudah dipakainya sejak start.
Hujan sudah turun meski tidak merata. Alonso, yang saat itu berada di posisi kedua, masuk pit lalu keluar dengan memasang ban medium.
Merespon situasi tersebut Red Bull menginstruksikan Max Verstappen, pemimpin lomba saat itu, untuk pit di lap berikutnya. Mereka langsung memasang ban intermadiate (setengah basah).
Alonso sejatinya sudah memimpin lomba ketika Verstappen pit. Namun, karena hujan semakin merata, Aston Martin kembali meminta Alonso kembali ke pit untuk mengganti ban dengan intermediate.
Hilanglah peluang Alonso untuk menang. Karena jarak kembali melebar hingga melebihi 20 detik. Situasi tersebut bertahan hingga finis dan Verstappen menang dengan keunggulan nyaris 28 detik.
Meski gagal menang, Alonso tak menyalahkan timnya. Dia bahkan, menyatakan bahwa tidak ada peluang menang sama sekali di GP Monako.
''Pada saat pit, kondisi trek memang masih kering. Kecuali di tikungan 7 dan 8,'' tukas Alonso dilansir Crash.
''Memang saat outlap dengan ban kering, aku melihat ada area basah di trek. Tapi saat masuk pit kondisinya masih full kering.''
''Jadi apa alasannya aku harus mengganti ban dengan intermediate?.''
Dia juga membantah jika sebenarnya dia sudah memimpin lomba saat Verstappen melakukan pit di lap ke-53.
''Dari informasi di kokpit aku tidak memimpin balapan. Tidak seperti yang terlihat dari luar,'' tandasnya.
Alonso meraih capaian terbaiknya bersama Aston Martin dengan finis kedua. Ini adalah podium kelima dari enam balapan yang sudah berjalan.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
