
Tasya Ayu Puspa Dewi raih medali pertama untuk cabor wushu bagi kontingen Indonesia di SEA Games Kamboja, Rabu (10/5).
JawaPos.com - Atlet Taolu Putri Indonesia, Tasya Ayu Puspa Dewi mengawali langkah manis pada hari pertama pertandingan cabang olahraga wushu SEA Games 2023 Kamboja.
Tampil di Chroy Changvar Hall A Pnom Penh, Kamboja, Rabu (10/5), Tasya, panggilan akrabnya, yang tampil perdana di ajang event dua tahunan negara Asia Tenggara ini merebut medali perak Nanquan Putri dengan mencatat 9,593 poin.
Medali emas direbut atlet Malaysia yang juga juara dunia 2019, Tan Cheong Min yang meraih nilai tertinggi 9,626 poin sedangkan medali perunggu direbut Aye Thit Sar Myint dari Myanmar dengan mengumpulkan 9,143 poin.
"Tasya itu atlet taolu yang baru pertama kali tanpil di SEA Games. Makanya, kita apresiasi keberhasilan Tasya merebut perak di SEA Games 2023 Kamboja," kata Pelatih Kepala Timnas Wushu Indonesia, Novita.
Sementara itu, Edgar Xavier Maervelo dan Seraf Naro Siregar lolos ke babak final nomor gabungan Daoshu dan Gunshu Putra. Keduanya mengumpulkan nilai tertinggi 9,68 poin di nomor Gunsu. Mereka akan tampil di nomor Daoshu yang akan dimainkan pada Kamis (11/5).
Peluang meraih medali emas juga diraih Muhammad Daffa Golden Boy yang tampil di nomor gabungan Jianshu dan Qiangshu Putra. Pada nomor Jianshu, Daffa meraih nilai tertinggi 9,65 poin.
"Mudah-mudahan Edgar dan Haris mampu mempertahankan penampilan saat tampil di nomor Daoshu nanti sehingga dia bisa memastikan medali emas untuk disumbangkam bagi Kontingen Indonesia. Begitu juga dengan Daffa yang akan turun di nomor Qiangshu," kata pelatih Timnas Taolu Indonesia, Susyana.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
