Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 November 2022 | 00.15 WIB

Gelar International Training Camp, Hadirkan Pelatih Kazakhstan

BAGI ILMU: Umar Syarif saat memberikan materi latihan kepada atlet di Hotel IBIS, Jakarta RIZKY AHMAD FAUZI/JAWA POS - Image

BAGI ILMU: Umar Syarif saat memberikan materi latihan kepada atlet di Hotel IBIS, Jakarta RIZKY AHMAD FAUZI/JAWA POS

JawaPos.com-Pembinaan prestasi dan tim pelatih Pengprov Jawa Timur (Jatim) menyelenggarakan international training camp (TC). Agenda itu berlangsung di ibis Styles Hotel Jakarta kemarin (9/11).

Dalam latihan ini, pelatih kelas dunia memberikan materi. Salah satunya, Tareq Abdessalam yang merupakan pelatih tim Kazakhstan. Dia juga pernah melatih tim Indonesia pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur. Ada juga Umar Syarief selaku pelatih kepala Forki Jatim.

TC tersebut berlangsung menjelang International Championship WKF Karate Series A yang bakal diadakan di Istora Senayan, Jakarta, pada 18–20 November 2022. Rencananya, event itu diikuti 700 atlet dari 65 negara.

Umar Syarief menyatakan, di TC kali ini tujuan utamannya adalah memberikan kesempatan kepada atlet Indonesia.

”Terutama karena kami bisa mendatangkan atlet dunia sebelum kejuaraan. Intinya kan, kesempatan ini untuk atlet Indonesia,” jelas Umar.

Karateka terbaik Indonesia di kelas kumite +84 kg itu menegaskan, tidak mudah mendatangkan atlet-atlet luar untuk berada di Indonesia selama dua minggu.

”Mereka mengeluarkan banyak biaya. Tapi, mereka ingin juara. Nah, kenapa orang kita dari Indonesia malah tidak ada,” ujarnya.

Ya, Umar menyesalkan tim karate Indonesia tidak bergabung dalam kesempatan tersebut. ”Hanya perwakilan dari perguruan Jatim, Sulawesi Selatan, dan nanti juga ada DKI Jakarta dan Lampung. Tapi, yang bikin kami sedih kenapa sih timnasnya tidak mau gabung,” ungkapnya.

Menurut dia, TC ini sangat bermanfaat. Pertama untuk sparring partner. Sebab, selama ini sparring partner dilakukan sesama atlet Indonesia.

”Sekarang yang datang ini orang-orang yang memiliki ranking dunia. Kenapa tidak dimanfaatkan? Di luar itu, TC seperti ini yang diperlukan. Yang di Eropa perlu untuk meng-upgrade dan menimba apa yang mereka punya,” tuturnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore