
Photo
JawaPos.com-Ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Rambitan sukses menduduki podium teratas Badminton Asia Championships (BAC) 2022.
Pramudya/Yeremia berhasil meraih kemenangan di laga final dengan menundukkan wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik 23-21, 21-10.
Pramudya tak bisa menutupi kegembiraan setelah menduduki podium tertinggi ajang bergengsi bagi pebulu tangkis di Asia itu. "Kami senang bisa juara di sini (BAC)," ujarnya seusai pertandingan dikutip dari siaran pers PP PBSI.
Di ajang ini, PraYer (singkatan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Eric Yacob Rambitan) datang dengan status non unggulan, "Sebetulnya bisa melaju sampai final saja kami sudah bersyukur," kata Pramudya.
Di ajang ini, beberapa unggulan berhasil ditaklukkan PraYer. Seperti juara dunia 2021 Takuro Hoki/Yugo Kobayashi lewat pertarungan rubber game 21-15, 19-21, 21-19 di perempat final.
Lalu, di semifinal PraYer menundukkan unggulan lain sekaligus seniornya di pelatnas, Fajar Alfian/Rian Ardianto, juga lewat rubber game 22-20, 13-21, 21-18.
Salah satu kunci kemenangan di laga final ini adalah fokus dan mengurangi kesalahan sendiri. "Pelan-pelan kami bisa mengejar mereka," ucap Pramudya.
Kemenangan di game pertama juga menjadi kunci PraYer bisa mengalahkan Aaron/Soh. "Di game kedua kami coba menekan terus dan mereka sepertinya goyah," ujar pebulu tangkis binaan PB Djarum tersebut.
Di laga ini, kukuhnya pertahanan sekaligus tajamnya serangan balik diperagakan PraYer. "Pastinya di laga ini kami memang mau tampil habis-habisan. Ngotot dan tidak mau kalah," ungkap Pramudya.
"Kami melihat Bagas/Fikri luar biasa dan mampu jadi juara All England. Kami termotivasi dari sana dan ingin menunjukkan bahwa kami juga bisa," tambah Pramudya.
"Semoga gelar ini menjadi pacuan kami untuk lebih baik di turnamen-turnamen selanjutnya dan bisa konsisten," timpal Yeremia.
Sayangnya, kemenangan PraYer di laga final tidak diikuti pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie. Di laga pemungkas, Jojo (sapaan Jonatan) takluk oleh andalan Malaysia Lee Zii Jia dengan skor 17-21, 21-23.
Hasil itu membuat Jojo gagal revans. Sebab, di pertemuan pada All England 2020, Jojo kalah juga dengan dua game langsung 15-21, 13-21.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
