
keberadaan jalan bypass akan mengurangi waktu tempuh dari Bandara Internasional Lombok menuju kawasan Mandalika dari yang semula 45 menit menjadi 15 menit.
JawaPos.com - Ternyata kerusakan aspal di Sirkuit Mandalika bukan baru dirasakan di tengah pergelaran tes pramusim MotoGP 11-13 Februari lalu.
Pembalap WSBK Chaz Daviez mengungkapkan, masalah yang sama sudah dirasakan sejak November. Yakni ketika balapan WSBK menyambangi trek di Lombok Tengah tersebut.
''Poinnya adalah aspal yang mengelupas sudah menjadi isu sejak awal (rangkaian balapan dimulai). Sudah dimunculkan dalam pertemuan komisi keselamaan. Di sana sudah diperingatkan bahwa perbaikan akan dilakukan sebelum MotoGP tiba,'' begitu cuitnya.
Cuitan itu menjawab cuitan dari Simon Patterson, jurnalis The Race yang menulis artikel mendalam berjudul ''Will MotoGP's Newest Circuit Remedy Its Safety Concerns?''.
Dalam artikel tersebut digambarkan keluhan para rider tentang aspal yang rusak, banyaknya batu yang terlontar karena terkena power mesin superbesar dari motor MotoGP. Juga permukaan aspal yang kotor oleh debu dan lumpur.
Dalam artikel tersebut juga disebut ada wacana untuk menunda atau bahkan membatalkan GP Mandalika hingga musim depan. Untuk memberi waktu kepada pengelola sirkuit memperbaiki kerusakan.
Mengenai masalah tersebut Jawa Pos mewawancarai Eddy Saputra, deputy race director pada race control tes pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika.
Mengenai batu yang menghantam tubuh, kaca helm, dan motor pembalap, Eddy menyebut Dorna pada dasarnya bisa menerima jika diameter batu-batu tersebut maksimal 4-5 milimeter. Artinya, itu kerikil kecil.
Namun kenyataannya, batu yang menghantam tubuh dan motor pembalap berukuran 15-20 milimeter. ''Makanya ada yang sampai lebam atau pecah kaca helmnya,'' ucapnya.
Eddy mengaku mewawancarai tak kurang dari lima pembalap MotoGP mengenai hal itu. Di antaranya Fabio Quartararo, Marco Bezzecchi, dan Alex Marquez. ''Ada 3-5 rider yang visornya retak atau sampai pecah,'' ungkapnya.
Dari wawancara tersebut, rider MotoGP mengeluhkan bahwa kerusakaan aspal terjadi hampir di seluruh bagian trek.
Quartararo sendiri menyebut, jika balapan ingin tetap berlangsung pada Maret nanti, setidaknya area antara tikungan 1-7 harus diperbaiki. Karena di area tersebut yang disebutnya paling parah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
