
Photo
JawaPos.com - Peraih empat medali emas Olimpiade cabang olahraga senam Simone Biles meraih penghargaan "Athlete of the Year" dari majalah Time.
Pesenam 24 tahun itu turun di Olimpiade Tokyo tahun ini dengan tekad mencatat ulang rekor. Namun yang terjadi dia malah menjadi perbincangan global karena isu kesehatan mental para atlet. Juga terkait pelecehan seksual yang pernah diterimanya dari pelatih.
Dia kemudian mundur dari pertandingan pembuka di Tokyo, dengan alasan kekhawatiran akan kesehatan mentalnya.
Biles juga mengakui mengalami "twisties". Sebuah bentuk disorientasi mental yang berbahaya dimana saat melakukan lompatan dia merasa tidak tahu sedang berada dimana.
Biles kemudian kembali ke kompetisi, memenangi medali perunggu pada nomor balok keseimbangan setelah mendapatkan dukungan dari sesama atlet secara luas.
"Ini menunjukkan kepada kita semua bahwa kami lebih dari sekadar olahraga. Bahwa kami adalah manusia yang juga bisa mengalami hari-hari yang sulit," kata rekan setimnya Sunisa Lee kepada Time, seperti dikutip dari Reuters, Jumat.
"Itu benar-benar memanusiakan kami."
Saat tingkat kecemasan dan depresi meroket dan banyak orang berjuang dengan apa yang diri mereka sendiri inginkan menghadapi apa yang orang lain tuntut dari mereka, Time melihat Biles dapat menjelaskan pentingnya memprioritaskan diri sendiri dan menolak menyerah pada tekanan dari eksternal.
"Saya percaya segala sesuatu terjadi karena suatu alasan, dan ada tujuan," kata Biles kepada Time. "Saya tidak hanya bisa menggunakan suara saya, tetapi juga divalidasi oleh banyak pihak."
"Dengan mata dunia tertuju padanya, dia mengambil langkah luar biasa dengan mengatakan: Sudah cukup. saya cukup," tulis Time dalam unggahan Instagram saat mengumumkan penghargaan atlet tahun ini kepada Biles.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
