Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Agustus 2021 | 23.54 WIB

Prediksi GP Austria: Martin (P1), Bagnaia (P2), Quartararo (P3)

Ducati-Pramac Spanish rider Jorge Martin and Suzuki Spanish rider Joan Mir (L) compete on their motorbikes during the Styrian Motorcycle Grand Prix at the Red Bull Ring race track in Spielberg, Austria on August 8, 2021. (Photo by JOE KLAMAR / AFP) - Image

Ducati-Pramac Spanish rider Jorge Martin and Suzuki Spanish rider Joan Mir (L) compete on their motorbikes during the Styrian Motorcycle Grand Prix at the Red Bull Ring race track in Spielberg, Austria on August 8, 2021. (Photo by JOE KLAMAR / AFP)

JawaPos.com – Sejumlah rider MotoGP memulai sesi warm up dengan memasang ban basah. Setelah beberapa lap, mereka kemudian masuk pit stop dan menggantinya dengan ban kering.

Ini sebagai langkah antisipasi dan latihan untuk menghadapi kemungkinan balapan malam nanti (WIB) berlangsung dalam kondisi flag to flag (berganti dari kering ke basah atau sebaliknya).

Beberapa rider yang melakukan simulasi flag to flag adalah Marc Marquez (Repsol Honda) , Johann Zarco (Pramac Ducati), Luca Marini (Avintia), dan Joan Mir (Suzuki)

Pagi tadi, hujan sempat turun di sekitar Red Bull Ring. Perakiraan cuaca juga menyebutkan bahwa hujan berpeluang turun saat balapan di kelas premium berlangsung.

‘’Sangat sulit untuk memprediksi cuaca di Spielberg saat ini,’’ ujar komentator menjelang dimulainya sesi warm up.

Dalam sesi tersebut Fabio Quartararo menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 23,629 detik.

Jagoan Monster Yamaha tersebut menjadi satu-satunya rider yang mampu mencatat waktu lap di bahwa 1 menit 24 detik.

Sejatinya Johann Zarco (Pramac Ducati) nyaris menyusul catatan waktu Quartararo di bawah 1 menit 24 detik. Namun kecelakaan di tikungan 9 membuatnya gagal membukukan waktu terbaik.

Zarco tetap mengakhiri sesi di posisi kedua dengan selisih 0,382 detik.

Jika merujuk pada perakiraan cuaca, andai balapan terjadi flag to flag, maka semua rider berpeluang untuk merebut kemenangan.

Namun jika nantinya pengawas balapan menentukan status dry race ada tiga rider yang punya peluang paling besar untuk berdiri di podium.

Karena pace mereka di long lap atau simulasi balapan sangat ketat.

Mereka adalah Quartararo, Francesco Bagnaia (Ducati), dan Jorge Martin (Pramac Ducati).

Runner up pekan lalu Joan Mir tampak mengalami kesulitan di sesi warm up. Dia hanya mampu membukukan waktu terbaik di urutan 12, satu posisi di bawah rekan setimnya Alex Rins.

Ini menjadi kabar buruk bagi Mir jika timnya tidak bisa menemukan solusi di balapan nanti.

Karena dia ingin terus mengepras jarak poinnya dengan Quartararo agar peluangnya mempertahankan gelar juara MotoGP bisa tetap hidup.

Merujuk pada hasil rangkaian balapan mulai latihan bebas hingga warm up, Jawa Pos memprediksi bahwa podium akan dikuasai Jorge Martin, Bagnaia, dan Quartararo.

Tentu saja dengan catatan balapan berlangsung di track kering.

 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore