
Photo
JawaPos.com-Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan pihaknya akan lebih selektif dalam memproses permohonan naturalisasi atlet. Itu sebelum pihaknya merekomendasikan kepada Kementerian Hukum dan HAM untuk ditindaklanjuti.
Menurut Zainudin, permohonan naturalisasi harus diajukan berdasarkan kepentingan atau urgensi yang mendesak. Nama-nama yang diusulkan pun harus dipastikan bahwa mereka dapat memberikan sumbangan terhadap peningkatan prestasi tim nasional cabang olahraga.
“Ini akan menjadi pedoman ketika ada permohonan naturalisasi. Kami akan selektif dan tidak langsung merekomendasikan ke Menteri Hukum dan HAM,” kata Zainudin dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI (5/10) seperti dikutip dari Antara.
Zainudin berkaca pada pengalaman sebelumnya ketika Kemenpora meloloskan permohonan naturalisasi dari cabang olahraga. Namun, atlet tersebut justru tak dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan timnas.
Untuk terhindar dari kejadian serupa, Zainudin akan meminta setiap cabang olahraga yang memiliki atlet naturalisasi untuk memonitor perkembangan setiap pemain. Apakah memberikan sumbangan yang signifikan atau tidak.
“Bagi yang sudah kami setujui proses kewarganegaraannya, kami meminta cabor untuk memonitor perkembangan mereka apakah setelah dinaturalisasi makin baik dan berdampak positif terhadap timnas atau tidak,” ujarnya.
Sementara itu, terkait persetujuan empat atlet calon naturalisasi, yaitu Brandon Jawato, Lester Prosper, Kimberly Pierre Louis (basket), dan Marc Anthony Klok (sepak bola) diyakini Zainudin merupakan keputusan yang tepat.
Menurutnya, kehadiran Jawato dan Prosper, sangat penting dan mendesak demi mewujudkan ambisi Indonesia untuk lolos fase kualifikasi Piala Asia FIBA 2021.
Juga demikian dengan Marc Klok. Politikus Golkar itu berharap pemain yang saat ini berseragam Persija Jakarta itu bisa membantu Indonesia meningkatkan peringkat FIFA.
“Kalau basket ini mendesak karena kita jadi tuan rumah Piala Dunia FIBA. Bayangkan sebagai tuan rumah kita bisa tersisih, jika dengan materi sekarang ini berat. Sehingga ini urgensi mendesak dan yang mendasari kami akhirnya memberi rekomendasi untuk kewargaanergaraan tiga pebasket ini,” ucap Zainudin.
“Kalau sepak bola kita harus meningkatkan peringkat FIFA. Maka kami merekomendasikan Anthony Klok,” ucapnya.
Keempat atlet WNA tersebut, pada Senin, telah mendapatkan persetujuan permohonan pertimbangan kewarganegaraan RI. Baik berdasarkan hasil rapat kerja Komisi III maupun Sidang Paripurna DPR RI.
Sesuai dengan UU No. 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, keempat atlet tersebut tinggal menunggu hingga terbitnya Keputusan Presiden (Keppres). Ini sebelum dilanjutkan dengan sumpah atau janji sebagai WNI di Kanwil Kemkumham yang ditunjuk.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
