
Photo
JawaPos.com-Marcus Fernadi Gideon/Kevin Sanjaya gagal menjadi juara untuk kali ketiga di All England 2020. Pada final di Arena Birmingham dini hari ini WIB (16/3), Marcus/Kevin kembali kalah melawan musuh bebuyutannya, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.
Marcus/Kevin kalah dalam rubber game, dengan skor 18-21, 21-12, 19-21.
"Ini adalah turnamen yang spesial, saya sangat bahagia. Saya hanya ingin bermain yang terbaik di sini," kata Endo dalam wawancara di pinggir lapangan.
Endo/Watanabe memang sangat dominan atas Marcus/Kevin. Dalam enam pertandingan terakhir, Marcus/Kevin selalu kalah. Mereka hanya pernah menang dua kali pada 2018.
Kok bisa menang enam kemenangan beruntun. Apa kuncinya? "Ini hasil kami bekerja keras, tidak menyerah, dan pada akhirnya kami bisa bangkit melawan mereka. Dan terima kasih kepada pendukung di sini dan membuat kami bisa bangkit," ujar Watanabe.
Game ketiga menjadi puncak pertunjukan yang seru pada pertandingan ini. Endo/Watanabe unggul jauh lebih dulu dengan skor 6-0. Namun, instruksi pelatih Herrry Iman Pierngadi sangat jelas. Main variatif, sabar, dan terutama arahkan semua bola kepada Endo.
Sebab, dibandingkan Watanabe, Endo memang memiliki pertahanan yang lebih longgar. Selain itu, jika mengarahkan bola drop shot maka Endo akan sulit untuk maju dan mundur. "Kakinya berat," ucap Herry dalam instruksinya kepada Marcus/Kevin.
Walau begitu, memang sangat sulit untuk menghancurkan pertahanan Endo/Watanabe.
Lewat perjuangan luar biasa keras, Marcus/Kevin sempat menyalip dalam kondisi 19-18. Tetapi Endo/Watanabe mencetak tiga angka beruntun dan akhirnya meraih gelar All England pertama dalam karier mereka.
Sedangkan bagi Marcus/Kevin ini adalah kekalahan pertama dalam tiga kali final. Sebelumnya, Minions menjadi juara pada 2017 dan 2018.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
