
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo ketika beraksi pada All England 2020. (Nafielah Mahmudah/PP PBSI).
JawaPos.com-Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melaju mulus ke semifinal All England 2020.
Bermain pada perempat final di Birmingham Arena dini hari ini WIB (14/3), Marcus/Kevin mengeliminasi ganda putra nomor satu Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam dua game langsung dengan skor 21-17 dan 21-19.
Marcus/Kevin menyelesaikan laga hanya dalam tempo 33 menit.
“Hari ini lawan bermain cukup baik dari awal sampai akhir. Jadinya harus fokus terus, jangan sampai hilang fokus. Karena lengah sedikit, lawan bisa ambil banyak poin,” kata Kevin dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.
Kecepatan, insting, dan pembacaan permainan yang luar biasa dari Kevin adalah kunci keberhasilan ganda putra nomor satu dunia itu melaju ke babak empat besar.
Di sisi lain, Marcus juga bermain efektif. Dia tidak banyak membuang tenaga. Namun, berhasil dengan baik menjadi eksekutor di belakang. Juga sebagai pengatur permainan jika sedang melakukan rotasi yang mengharuskannya berada di depan.
Catatan yang juga penting dari kemenangan Marcus/Kevin hari ini adalah mereka tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. Selain itu, pengamatan Marcus/Kevin juga tajam.
Terhitung, empat kali mereka meminta challenge dan semuanya sukses menambah angka sekaligus menggagalkan keputusan awal hakim garis.
Pada awal game pertama, Marcus/Kevin terlambat panas dan belum menemukan ritme permainan terbaik. Aaron/Soh unggul 5-2 lalu memimpin 13-10.
Marcus/Kevin mulai bangkit dan kembali ke permainan puncak ketika dalam kondisi 15-15.
Saat itu, Minions melaju sangat cepat, mendominasi, dan mencetak lima angka beruntun untuk mencapai game point dalam kondisi 20-15. Aaron/Soh yang hanya mampu menambah dua angka, gagal menahan laju Marcus/Kevin untuk merebut game pertama.
Pada game kedua, pasangan Malaysia yang menempati unggulan kedelapan itu hanya mampu menahan Marcus/Kevin dalam situasi 8-8. Setelah itu, mereka selalu tertinggal. Walau selisih poinnya konsisten tipis, namun tidak sekalipun Aaron/Soh berhasil menyamakan kedudukan dan menyalip perolehan angka Marcus/Kevin.
Saat Marcus/Kevin mencapai match point dalam kedudukan 20-16, Aaron/Soh memberikan tekanan sangat intens. Mereka berhasil mencetak tiga angka beruntun dan menipiskan ketertinggalan menjadi 19-20.
Setelah itu, tekanan bertubi-tubi memaksa pengembalian Aaron melebar di sisi kanan pertahanan Marcus/Kevin. Tambahan satu angka sudah cukup membuat juara All England dua kali pada 2017 dan 2018 tersebut melangkah ke semifinal.
“Pastinya mereka bermain bagus, tapi kami dari awal kami lebih siap, lebih fokus, nggak gampang mati sendiri. Walaupun di awal mereka sempat leading, tapi kami lebih yakin,” kata Marcus.
Dengan hasil ini, Marcus/Kevin semakin memperpanjang dominasinya atas Aaron/Soh. Dalam tujuh pertemuan terakhir, Marcus/Kevin menyapu bersih kemenangan dengan skor telak 7-0. Bahkan dalam empat duel terakhir, Marcus/Kevin selalu menang dalam dua game.
Semifinal ini tentu hasil yang sangat baik. Mengingat pada tahun lalu, Marcus/Kevin sudah kandas pada babak pertama. Menilik dari rekornya, setiap kali Marcus/Kevin mencapai semifinal All England, mereka selalu sukses menuntaskannya menjadi juara.
Pada laga empat besar, Marcus/Kevin akan berhadapan dengan unggulan ketujuh asal Taiwan Lee Yang/Wang Chi-Lin. Secara rekor pertemuan, Marcus/Kevin unggul dengan 2-0.
“Semua punya kans yang sama, kami nggak mau mikirin jauh kedepan. Yang penting lebih fokus buat besok dan jaga kondisi. Mereka salah satu pasangan yang kuat, mereka punya tenaga yang kencang dan power yang bagus. Jadi pasti nggak akan mudah dikalahkan. Yang penting kami harus siap,” tegas Kevin.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
