
Photo
JawaPos.com -Meski dibayangi isu penyebaran virus korona, tim Indonesia tetap berangkat mengikuti All England 2020 di Birmingham.
Kepastian keberangkatan tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti, Kamis (5/3).
Menurut Susy, para atlet maupun ofisial yakin tidak akan terpengaruh adanya virus korona. Selain itu, berbagai persiapan nonteknis untuk melindungi atlet selama pertandingan dan keberadaan di Inggirs juga sudah diberikan.
“Sejak virus korona menebar, atlet dan tim ofisial yang berangkat pasti dibekali masker dan hand sanitizer. Persiapan teknis mereka juga sudah baik dan siap untuk menghadapi pertandingan,” kata Susy di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.
Susy menjelaskan bahwa tim Indonesia akan membawa 25 atlet untuk bertarung pada turnamen bulu tangkis tertua tersebut. Selain itu tim Indonesia juga akan memasang satu target juara seperti pencapaian tahun lalu.
Namun, Susy tak menyebutkan secara spesifik sektor mana yang dibebani target tersebut. “Target kami tetap satu gelar, mempertahankan yang tahun lalu. Sektor mana yang ditargetkan, saya enggan menyebutkan. Dikhawatirkan jadi beban si atlet tesebut,” jelas Susy.
Susy menilai, memang yang paling berpeluang ada di sektor ganda putra. Tapi, katanya, tunggal putra, ganda putri dan ganda campuran memiliki peluang yang sama. “Untuk tunggal putri bukannya pesimistis, tapi kami lebih realistis melihat persaingan di lapangannya,” ujarnya.
Tim Indonesia akan bertolak ke Birmingham pada Sabtu malam (7/3) dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
"Sebelum berangkat, kami sudah memastikan lagi bahwa semuanya oke, kami tidak ingin sampai sana disuruh balik lagi atau dikarantina. Kami sudah tanya ke kedutaan, ada risiko seperti ini atau tidak?" ujar Achmad Budiharto, Chef de Mission tim Indonesia di All England 2020.
"Kalau ternyata ada perubahan kebijakan, akan kami lihat lagi sampai nanti sebelum berangkat. Sejauh belum ada travel warning terkait Indonesia sudah terpapar virus Covid-19, tapi di Inggris juga sudah ada kasus, walau di Birmingham masih cukup kondusif," lanjut Sekretaris Jenderal PP PBSI ini.
Indonesia menurunkan 25 pemain pada All England 2020. Antara lain pasangan rangking satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
