Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Maret 2020 | 21.50 WIB

Kondisi Birmingham Kondusif, Tim Indonesia Berangkat Tanggal 7 Maret

Photo - Image

Photo

JawaPos.com -Meski dibayangi isu penyebaran virus korona, tim Indonesia tetap berangkat mengikuti All England 2020 di Birmingham.

Kepastian keberangkatan tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti, Kamis (5/3).

Menurut Susy, para atlet maupun ofisial yakin tidak akan terpengaruh adanya virus korona. Selain itu, berbagai persiapan nonteknis untuk melindungi atlet selama pertandingan dan keberadaan di Inggirs juga sudah diberikan.

“Sejak virus korona menebar, atlet dan tim ofisial yang berangkat pasti dibekali masker dan hand sanitizer. Persiapan teknis mereka juga sudah baik dan siap untuk menghadapi pertandingan,” kata Susy di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

Susy menjelaskan bahwa tim Indonesia akan membawa 25 atlet untuk bertarung pada turnamen bulu tangkis tertua tersebut. Selain itu tim Indonesia juga akan memasang satu target juara seperti pencapaian tahun lalu.

Namun, Susy tak menyebutkan secara spesifik sektor mana yang dibebani target tersebut. “Target kami tetap satu gelar, mempertahankan yang tahun lalu. Sektor mana yang ditargetkan, saya enggan menyebutkan. Dikhawatirkan jadi beban si atlet tesebut,” jelas Susy.

Susy menilai, memang yang paling berpeluang ada di sektor ganda putra. Tapi, katanya, tunggal putra, ganda putri dan ganda campuran memiliki peluang yang sama. “Untuk tunggal putri bukannya pesimistis, tapi kami lebih realistis melihat persaingan di lapangannya,” ujarnya.

Tim Indonesia akan bertolak ke Birmingham pada Sabtu malam (7/3) dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Sebelum berangkat, kami sudah memastikan lagi bahwa semuanya oke, kami tidak ingin sampai sana disuruh balik lagi atau dikarantina. Kami sudah tanya ke kedutaan, ada risiko seperti ini atau tidak?" ujar Achmad Budiharto, Chef de Mission tim Indonesia di All England 2020.

"Kalau ternyata ada perubahan kebijakan, akan kami lihat lagi sampai nanti sebelum berangkat. Sejauh belum ada travel warning terkait Indonesia sudah terpapar virus Covid-19, tapi di Inggris juga sudah ada kasus, walau di Birmingham masih cukup kondusif," lanjut Sekretaris Jenderal PP PBSI ini.

Indonesia menurunkan 25 pemain pada All England 2020. Antara lain pasangan rangking satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore