
Rivan Nurmulki (kanan) pevoli Surabaya Bhayangkara Samator melepaskan spike yang tak dapat dibendung Vugar Bayramov pevoli Jakarta Pertamina Energi saat pertandingan Proliga 2019 di GOR Sritex Arena, Solo, Jumat (25/1). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Surabaya Bhayangkara Samator terjun ke Proliga 2020 dengan status juara bertahan. Tentu, mereka ingin mengulang prestasi tersebut. Salah satu upaya memperpanjang dominasi adalah mendatangkan pemain asing yang mumpuni. Tahun ini klub yang bermarkas di Driyorejo, Gresik, tersebut kembali menyewa dua pemain asing.
Yang pertama bernama Lucas Allen Silva de Araujo. Pemain asal Brasil itu berposisi setter. Dia bakal bekerja bergantian dengan pemain utama tim nasional Nizar Zulfikar. ’’Satu lagi kami ambil dari Cape Verde, Afrika. Namanya Sanchez. Posisinya open spiker,’’ jelas Hadi Sampurno, manajer Samator, saat dihubungi kemarin.
Cukup sulit melacak kiprah Allen maupun Sanchez sebelum ke Indonesia. Hanya diketahui, Allen banyak bermain di liga Eropa. Hadi menjamin mereka bakal menjadi aset bagus buat Samator. ’’Yang jelas, kualifikasi mereka ini sesuai dengan kebutuhan tim,’’ tegas Hadi.
Dua pemain asing itu baru bergabung dengan Samator akhir Desember lalu. Mereka hanya punya waktu efektif kurang dari sebulan untuk menyatukan chemistry dengan para pemain lain. Menurut Hadi, sejauh ini semua berjalan sebagaimana yang diharapkan. ’’Mereka sudah bisa adaptasi sekitar 90 persen,’’ ucapnya.
Selain pemain asing, Samator masih mengandalkan kekuatan lama yang merupakan tulang punggung tim nasional. Antara lain, Rendy Febrian Tamamilang, Rivan Nurmulki, Yuda Mardiansyah Putra, dan Nizar.
Sebagai pemain yang dibesarkan sendiri oleh Samator dan telah berjuang bersama selama bertahun-tahun, soliditas mereka tak diragukan lagi. Sebagian di antara mereka juga bersama-sama membela timnas.
Proliga bergulir pada pekan ketiga Januari. Seri pertama berlangsung pada 24–26 Januari. Samator ditunjuk sebagai tuan rumah seri pembuka tersebut. Mereka kembali memilih GOR Remaja, Pekanbaru, sebagai home base selama musim kompetisi.
Pada laga pertama, Samator akan berhadapan dengan Jakarta Garuda. Klub bentukan PP PBVSI itu masih tetap eksis meski musim sebelumnya hanya terhenti di fase grup. Namun, Samator tidak ingin memandang sebelah mata lawan yang mayoritas berisi atlet muda itu. Tahun lalu Garuda bisa mengacaukan tim-tim tangguh seperti Jakarta Pertamina Energi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
