Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 September 2021 | 18.00 WIB

Anggap Indonesia Zona Merah, 7 Wakil Nasional Mundur dari French Open

Indonesia - Image

Indonesia

JawaPos.com-Kebijakan protokol kesehatan yang berbeda di setiap negara membuat pemain tidak leluasa mengikuti turnamen. Misalnya, yang terjadi di French Open 2021.

Dalam turnamen pada 26–31 Oktober tersebut, tidak akan ada pemain Tiongkok. Sebagian pemain Indonesia juga harus mundur.

Di Prancis, ada kebijakan pemain dari zona merah, termasuk Indonesia, harus menjalani karantina mandiri.

”Prancis meminta negara-negara zona merah atau yang memakai vaksin Sinovac harus lebih dulu berada di zona hijau lebih dari 14 hari,” ujar Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PP PBSI Bambang Roedyanto atau yang akrab disapa Rudy.

”Makanya, mereka harus ke Belgia karena (vaksin, Red) Sinovac tidak diakui (beberapa wilayah Eropa),” lanjut Rudy.

Karena itulah, tujuh wakil Indonesia mundur dari French Open 2021. Mereka adalah Tommy Sugiarto, Ruselli Hartawan, Bagas Maulana/M. Shohibul Fikri, Yeremia Erich Yacob Rambitan/Pramudya Kusumawardana, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26–31 Oktober mendatang atau dua pekan setelah Piala Thomas & Uber 2020. Greys/Apri sebenarnya bisa masuk.

Namun, mereka lebih mempertimbangkan mengikuti Denmark Open 2021 yang dihelat pada 19–24 Oktober. Sebab, level turnamen itu lebih tinggi.

Asisten pelatih ganda campuran Nova Widianto menyayangkan hal tersebut. Sebab, turnamen itu sangat penting untuk menambah jam terbang pemain muda. Apalagi, saat ini tidak banyak turnamen yang diadakan. Mereka juga bergelut dengan waktu untuk mempersiapkan pemain pelapis sebagai proses regenerasi.

”Ini cukup merugikan karena kehilangan kesempatan mengumpulkan poin. Turnamen juga terbatas. Namun, di French Open itu memang sudah kebijakan dari pemerintah sana ya,” kata Nova.

Mereka akan memanfaatkan setiap turnamen yang ada. Karena itu, sebagian pemain yang datang dari Denmark Open juga akan bermain di Belgian International 2021 pada 27–30 Oktober dan SaarLorLux Open 2021 pada 2–7 November.

”Untuk pemain yang tidak berangkat ke French Open 2021 itu, kami berencana memindahkan mereka ke Belgia, kemudian lanjut ke Jerman. SaarLorLux Open 2021 lumayan dengan level super 500,” jelas Nova.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore