
Zacharia Joshiano Sumanti/Hediana Julimarbela juara
JawaPos.com-Gelar juara di sektor ganda campuran Caffino Indonesia International Challenge 2019, sukses dipeluk pasangan Zacharia Joshiano Sumanti/Hediana Julimarbela.
Ganda campuran ranking 175 dunia itu mengalahkan sesama pemain Indonesia Rian Agung Saputro/Tiara Rosalia Nuraidah dengan skor 22-20, 21-14.
Pertandingan final ini berlangsung di GOR Bulu Tangkis Djarum, Magelang, Jawa Tengah, hari ini (27/10).
Ini menjadi gelar perdana bagi Zacharia/Hediana. Mereka kali pertama diduetkan dua bulan lalu pada turnamen level Super 100, Vietnam Open 2019.
Saat itu, Zacharia/Hediana langsung tersingkir pada babak pertama.
Photo
Pada turnamen Indonesia International Challenge ini, mereka harus merangkak sejak babak kualifikasi. Namun, Zacharia/Hediana berhasil membuktikan kualitasnya dengan menyabet gelar juara.
''Dari awal kami nggak terpikir bisa sampai juara, tapi yang pasti kami selalu berusaha maksimal di setiap pertandingannya. Intinya kami tetap yakin dengan usaha kami dan berdoa. Pastinya senang dengan gelar juara kali ini. Semoga saja kedepannya bisa lebih baik lagi,” ungkap Zacharia dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.
''Senang bisa juara, tapi nggak nyangka juga. Karena memang sejak awal lawannya sudah berat. Dengan gelar juara ini, mudah-mudahan kepercayaan diri kami semakin meningkat,” sambung Hediana.
Lewat duel yang berlangsung selama 34 menit itu, pasangan berusia 22 dan 20 tahun tersebut mengaku bekerja sangat keras. Terutama pada game pertama. “Waktu unggul jauh itu kami sempat hilang fokus dan lawan semakin percaya diri. Mungkin karena mereka lebih senior. Tapi dari situ, mau nggak mau kami harus main lebih berani dan nekad sampai akhirnya bisa menang,” jelas Zacharia.
Selanjutnya, Zacharia/Hediana dijadwalkan akan turun pada Malaysia International Challenge 2019, November mendatang. ''Dengan gelar juara ini, semoga kami semakin percaya diri dan lebih termotivasi untuk merebut prestasi lainnya. Tapi sebelum itu masih banyak yang perlu kami benahi, terutama soal mental dan keyakinan di lapangan harus ditingkatkan lagi,” katanya.
Sementara itu, Tiara Rosalia Nuraidah mengatakan bahwa Zacharia/Hediana tampil lebih siap di partai final kali ini. ''Kalau sudah di final itu soal siapa yang lebih siap. Hari ini mereka jauh lebih siap dari kami, siap banget. Mereka juga berhasil memperlajari permainan kami. Kecewa sih pasti, tapi yang penting sudah berusaha maksimal,” tutur Tiara.
''Harus coba lagi di turnamen berikutnya. Semoga saja hasilnya bisa lebih baik lagi,” tambah Rian, yang merupakan mantan pasangan Mohammad Ahsan di ganda putra tersebut.
Selain ganda campuran, tunggal putra juga menciptakan All Indonesian Final di ajang Indonesia International Challenge 2019 ini. Pemain muda berusia 19 tahun Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay menghadapi pemain senior Sony Dwi Kuncoro.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
