
Mochtar Malewa tampil memesona saat Flying Wheel mengalahkan Satya Wacana Salatiga.
JawaPos.com - Flying Wheel Makassar ternyata tak cuma mengandalkan dua pemain asing Falando Jones dan Tony Jamaal, serta pemain senior Indonesia Andy Batam di Jawa Pos Honda Pro Tournament 2016. Saat mengalahkan Satya Wacana Salatiga, salah satu pemain lokal yang bersinar di tim Flying Wheel adalah Mochtar Malewa.
Pemain yang semula mungkin tak diperhitungkan ini berhasil membuat 16 poin dan hanya kalah dari Jones yang membuat 31 poin. Drive-drive memikat dan aksi istimewa sang pemain menjadi salah satu faktor Flying Wheel bisa melaju ke semifinal.
"Jujur saya hanya bermain lepas saja. Karena kami datang dari Makassar juga tak diperhitungkan. Mungkin banyak yang menganggap kami hanya mengandalkan pemain asing, sehingga saya dan yang lain hanya bermain semaksimal mungkin, memberikan yang terbaik, dan biar Tuhan yang mengatur semuanya," ujar Malewa.
Pemain berusia 22 tahun ini menyadari bahwa timnya datang dari liga lokal dan ingin mendapat banyak pelajaran. "Ini pertama kalinya Flying Wheel tampil di level nasional menghadapi pemain-pemain profesional. Saya berharap kami bisa berkembang lebih lagi karena turnamen ini," tuturnya.
"Saya ingin belajar dari para pemain profesional terutama soal skill agar mendapat ilmu serta pengalaman yang lebih banyak lagi," pungkas Malewa. (rap/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
