
Commisioner PT. DBL Indonesia, Azrul Ananda dan WBA Coach, Andrew Vlahov memberikan penghargaan kepada MVP Putri Christine Aldora Tjundawan dari SMA St Louis 1 Surabaya dan MVP Putra Aloysius Winston Swenjaya dari SMAK Santo Yoseph Denpasar, Kamis (17/09)
JawaPos.Com – Gelar Most Valuable Player (MVP) Honda DBL Camp 2015, tampaknya, sangat berjodoh dengan Bali. Dalam empat tahun terakhir, selalu ada camper asal Pulau Dewata yang menjadi pemain terbaik.
Aloysius Winston Swenjaya dari SMAK Santo Yoseph Denpasar menjadi MVP putra. Di sektor putri, camper asal Jawa Timur Christine Aldora Tjundawan dari SMA St Louis 1 Surabaya menjadi yang terbaik. Mereka otomatis menjadi anggota skuad DBL All-Star 2015 yang terbang, belajar, dan bertanding ke Amerika Serikat.
’’Gelar ini untuk orang tua saya yang terus mendukung bermain basket,’’ kata Winston, Kamis (17/9). ’’Awalnya, bisa menembus All-Star saja sudah sangat bersyukur. Tidak ada bayangan sama sekali saya menjadi MVP,’’ imbuhnya.
Bagi Bali, terpilihnya Winston sebagai MVP putra adalah yang pertama. Dalam tiga tahun terakhir, para camper Bali konsisten menjadi MVP putri. Pada 2012, Kadek Pratita Citta Dewi asal SMAN 1 Denpasar yang terpilih. Pada 2013, giliran juniornya, Kadek Rima Anggen Suari, yang memukau para trainer di DBL Camp.
Tahun lalu, pemain SMAN 1 Denpasar lainnya, Ida Ayu Nirmala Ratih Wijaya, dinobatkan secara aklamasi sebagai MVP putri. ’’Tidak sulit menentukan MVP putra dan putri,’’ kata Shane Froling, trainer World Basketball Academy (WBA) Australia yang memimpin rapat pemilihan kemarin.
’’Lebih sulit menentukan 12 nama All-Star secara keseluruhan daripada MVP. MVP putra dan putri adalah camper yang konsisten menunjukkan permainan terbaik dalam lima hari berjalannya kamp ini,’’ imbuhnya.
Sebagai point guard, Winston memiliki visi yang bagus untuk membagi bola. Itu dia tunjukkan dalam scrimmage game pada dua hari terakhir. Selain itu, Winston selalu menunjukkan ketenangan dalam bermain.
’’Seperti yang saya katakan, yang terpilih adalah yang bisa bermain basket dengan smart,’’ ucap Andrew Vlahov, CEO WBA.
Sementara itu, bagi Christine, MVP adalah prestasi yang melengkapi tahunnya. Soalnya, sebelum meraih MVP Honda DBL Camp 2015, Christine juga baru saja terpilih sebagai MVP Honda DBL Indonesia East Java Series. Dia pun membawa sekolahnya, SMA St Louis 1 Surabaya, menjadi kampiun.
Christine juga merupakan satu di antara tiga anggota skuad Honda DBL All-Star 2014 yang kembali terpilih terbang ke Amerika Serikat tahun ini. ’’Persaingan tahun ini lebih berat. Saya terpilih menjadi MVP karena saya bermain 110 persen di lapangan sepanjang kamp,’’ tutur Christine. ’’Motivasi utama saya datang dari orang tua,’’ tambahnya.(irr/mat/c4/nur/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
